Gubernur Ahmad Luthfi Rayakan Idulfitri Bareng Anak Panti dan Komunitas Difabel

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17.17
puskapik

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi rayakan Idulfitri bersama anak panti dan difabel di Wisma Perdamaian. Tekankan kesederhanaan, kebersamaan, dan kepedulian.

SEMARANG, puskapik.com - Di tengah tradisi Lebaran yang identik dengan open house, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memilih berbeda. Pada Idulfitri 1447 H/2026, ia merayakan hari kemenangan dengan sederhana. Ahmad Luthfi berbagi kebahagiaan bersama anak panti asuhan dan komunitas disabilitas di Wisma Perdamaian, Sabtu (21/3/2026).

Pesan kesahajaan itu tercermin dalam kegiatan silaturahmi yang dihadiri anak-anak panti asuhan dan komunitas difabel. Tanpa seremoni berlebihan, acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

Ahmad Luthfi menegaskan, esensi Idulfitri bukan pada kemewahan perayaan, melainkan pada silaturahmi, saling memaafkan, dan berbagi kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

Baca Juga: Polsek Karangdadap Pekalongan Amankan 17 Petasan saat Patroli, Warga Diimbau Jaga Keamanan Lingkungan

“Tidak ada open house. Kita isi dengan penyantunan bersama OPD agar semua merasakan kebahagiaan yang sama. Santunan ini untuk difabel, dhuafa, dan anak yatim,” ujar Ahmad Luthfi di sela kegiatan.

Dalam suasana penuh keakraban, Ahmad Luthfi tampak berinteraksi langsung dengan para tamu undangan. Ia bahkan terlihat menggendong anak-anak panti, menciptakan momen hangat yang mencerminkan kedekatan emosional dengan masyarakat kecil.

Didampingi Sekda Jateng Sumarno dan jajaran kepala OPD, Ahmad Luthfi juga menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas. Ia menyebut semua manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Tuhan.

Baca Juga: Salat Id di Simpanglima, Ahmad Luthfi Berbaur dengan Warga Gaungkan Persatuan dan Optimisme Jateng

“Anak-anak panti dan komunitas disabilitas kita undang karena semua manusia dilahirkan sama di hadapan Allah SWT,” katanya.

Kepala Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso Salatiga, Heksasari Ratna Dewi, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menyebut kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak panti yang jarang mendapat kesempatan outing.

“Anak-anak sangat senang. Ini momen yang ditunggu karena jarang sekali mereka bisa keluar bersama. Tadi dijemput bus sejak pagi setelah salat Id. Mereka sangat antusias,” ujarnya.

Baca Juga: Kuliner Lebaran di Kabupaten Pemalang : Tim Bakso vs Tim Lotek

Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Komunitas Sahabat Difabel, Hidayah. Ia mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah provinsi kepada komunitas difabel.

“Ini pertama kalinya kami diundang merayakan Lebaran bersama Gubernur di Wisma Perdamaian. Kami merasa sangat dihargai dan dekat dengan Pak Gubernur,” katanya.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Ketua Baznas dan MUI Jateng, Ahmad Darodji, jajaran direksi Bank Jateng, serta Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan Wakil Wali Kota Izwar Aminuddin.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait