Kuliner Lebaran di Kabupaten Pemalang : Tim Bakso vs Tim Lotek

Lebaran di Pemalang identik dengan kuliner usai salat Ied: bakso jadi ajang kumpul, lotek hadirkan nostalgia keluarga. Kamu tim mana?
PEMALANG, puskapik.com – Lebaran di Kabupaten Pemalang itu sederhana, tapi justru di situlah letak kemewahannya.
Bukan cuma soal toples kue isi rengginang yang menipu. Disini, ada tradisi yang hampir merata yaitu kulineran.
Bukan sembarang makan, tapi kulineran yang sudah seperti agenda resmi tak tertulis setelah salat Ied dan ziarah kubur.
Jadi begini alurnya, pagi-pagi warga berangkat salat Idulfitri, lanjut sungkeman, lalu ziarah ke makam keluarga.
Khidmat, haru, dan sedikit drama keluarga. Standar Lebaran lah ya.
Tapi setelah itu, suasana berubah drastis. Dari yang tadinya penuh doa dan air mata, mendadak jadi penuh kuah dan sambal.
Setelah cukup bersalam-salaman dengan sanak saudara, langkah kaki berikutnya hampir pasti menuju warung bakso.
Baca Juga: Petasan Jumbo Meledak di Pekalongan, Rumah Hancur dan 9 Remaja Terluka
Warung bakso di Pemalang saat Lebaran itu bukan sekadar tempat makan, tapi semacam titik kumpul nasional. Mulai siang hari, kursi-kursi langsung penuh. Mereka yang datang sejenak amnesia dengan kupat dan opor ayam di rumah.


