Daging Kurban Alot? Ini Tips Membuat Sate Empuk dan Tidak Bau Prengus Saat Idul Adha

Daging kurban bisa lebih empuk dan bebas bau prengus dengan teknik potong, marinasi, serta pembakaran yang tepat. Simak tips membuat sate lezat Idul Adha.
TEGAL, puskapik.com - Hari Raya Idul Adha identik dengan berbagai olahan daging kurban, salah satunya sate.
Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan daging terasa alot atau masih menyisakan bau prengus saat diolah.
Padahal, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan agar sate terasa lebih empuk dan nikmat disantap bersama keluarga.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah cara membersihkan daging. Sebaiknya daging tidak dicuci terlalu sering karena dapat mengurangi cita rasa alaminya.
Baca Juga: Sapi Kurban Tercebur Sungai Krasak Pemalang, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi
Jika diperlukan, cukup bilas seperlunya lalu tiriskan hingga tidak terlalu basah sebelum diolah.
Selain itu, cara memotong daging juga berpengaruh pada hasil akhir. Potong daging melawan arah serat agar teksturnya lebih empuk saat dimakan.
Hindari memotong terlalu besar karena dapat membuat bagian dalam daging sulit matang merata saat dibakar.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih empuk, daging bisa dimarinasi terlebih dahulu menggunakan bumbu sederhana seperti bawang putih, ketumbar, garam, dan kecap manis.
Baca Juga: Gangguan Server BPJS Kesehatan, Pasien Gagal Check in Mandiri di RS Tegal
Sebagian orang juga menggunakan parutan nanas dalam jumlah sedikit untuk membantu melunakkan daging. Namun, penggunaannya tidak boleh berlebihan agar tekstur daging tidak menjadi terlalu lembek.
Saat proses pembakaran, gunakan api sedang dan hindari panas yang terlalu besar.
Api yang terlalu tinggi dapat membuat bagian luar sate cepat gosong, sementara bagian dalamnya masih keras.
Membolak-balik sate secukupnya serta mengoleskan bumbu secara merata juga dapat membantu menghasilkan rasa yang lebih gurih.
Dengan pengolahan yang tepat, sate Idul Adha tidak hanya terasa lebih empuk, tetapi juga lebih lezat dan menggugah selera.


