Nikmati Kuliner Berlatar Empat Gunung, Kuliner Londer Magnet Wisata Baru di Kendal

Kuliner Londer di Limbangan, Kendal, menawarkan kuliner tradisional murah dengan panorama empat gunung. Destinasi wisata baru ini juga menggerakkan ekonomi warga.
KENDAL, puskapik.com – Jika berkunjung ke Kabupaten Kendal, sempatkan mampir ke Kuliner Londer di Desa Sebalong, Kecamatan Limbangan.
Destinasi yang baru berkembang dalam dua tahun terakhir ini menawarkan pengalaman berbeda, memadukan cita rasa kuliner tradisional khas pedesaan dengan panorama alam pegunungan yang memukau.
Setiap pagi, kawasan kuliner ini selalu dipenuhi pengunjung. Sejak pukul 06.00 WIB, puluhan pedagang mulai membuka lapaknya, menyuguhkan berbagai makanan khas Limbangan yang sulit ditemui di tempat lain.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Tunjuk Eko Sapto Purnomo Jadi Plt Bupati Sukoharjo
Mulai dari pecel gablok, bubur pecel, sate pecel, sate lontong, hingga aneka jajanan tradisional seperti cucur dan beragam kudapan khas desa.
Yang membuat Kuliner Londer semakin diminati bukan hanya kelezatan makanannya, tetapi juga harganya yang sangat terjangkau.
Pengunjung cukup menyiapkan uang mulai Rp1.000 hingga Rp10.000 untuk menikmati sajian tradisional yang masih mempertahankan resep turun-temurun masyarakat setempat.
Baca Juga: Diawali Semangat Bangun Karakter, 288 Siswa Baru SMAN 1 Gemuh Kendal Ikuti MPLS Ramah Anak
Suasana pedesaan yang masih alami menjadi nilai lebih. Dari kawasan ini, wisatawan dapat menikmati panorama empat gunung sekaligus, yakni Gunung Ungaran, Sindoro, Sumbing, dan Prau.
Pada pagi hari, udara yang sejuk dipadu kabut tipis yang menyelimuti lereng pegunungan menciptakan pemandangan yang menjadi daya tarik tersendiri.
Akses menuju lokasi juga semakin mudah. Berjarak sekitar tiga menit dari pusat Kecamatan Limbangan, jalan menuju kawasan wisata sudah dibeton sehingga nyaman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Salah seorang pengunjung asal Boja, Luhita, mengaku hampir setiap akhir pekan datang bersama keluarganya ke Kuliner Londer. Menurutnya, tempat ini menjadi pilihan untuk menikmati sarapan sambil merasakan udara pegunungan yang masih segar.
"Tempatnya nyaman, makanannya enak dan murah. Pemandangannya juga bagus, jadi hampir setiap Minggu kami ke sini setelah olahraga," katanya.
Ketua Pokdarwis Kuliner Londer, Luki, menjelaskan kawasan tersebut mulai dikembangkan pada 2024. Awalnya hanya berupa beberapa lapak sederhana di pinggir jalan. Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, Pemerintah Desa Sebalong memberikan dukungan dengan memperluas area menggunakan tanah bengkok desa agar aktivitas perdagangan semakin tertata.
Menurutnya, perkembangan kawasan wisata ini cukup pesat karena berada pada jalur menuju sejumlah objek wisata di Kecamatan Limbangan, seperti Pinus Separe dan Kalikesek. Meski demikian, kapasitas lahan parkir masih menjadi tantangan karena tingginya jumlah kendaraan saat akhir pekan.


