
Gunung Slamet Terjadi 17 Kali Gempa Low Frequency, Aktivitas Warga Sawangan Tegal Tetap Normal
Aktivitas Gunung Slamet meningkat, namun warga lereng tetap beraktivitas normal. Status aman, masyarakat diminta hindari radius 3 km dari puncak.

Aktivitas Gunung Slamet meningkat, namun warga lereng tetap beraktivitas normal. Status aman, masyarakat diminta hindari radius 3 km dari puncak.

Aktivitas Gunung Slamet meningkat, suhu kawah melonjak signifikan. Pemalang tingkatkan kesiapsiagaan dan imbau warga tetap waspada tanpa panik.

Perhutani bersama relawan tanam pohon di lereng Gunung Slamet, upaya jaga kelestarian hutan dan cegah longsor melalui kolaborasi berbagai pihak.

Aktivitas gempa Gunung Slamet meningkat, namun status masih Level II waspada. Warga diimbau tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah puncak.

Gunung Slamet berstatus Waspada dengan peningkatan suhu hingga 463°C, disertai gempa vulkanik dan asap kawah, radius bahaya kini diperluas 3 km.

Suhu Gunung Slamet naik signifikan hingga 463°C, magma mendekati permukaan. Zona bahaya diperluas 3 km, pendakian ditutup sejak 5 April 2026.

Puncak Gunung Slamet dengan aktivitas meningkat, suhu kawah naik dan gempa vulkanik intens, PVMBG tetapkan radius aman diperluas menjadi 3 kilometer

Upaya ubah status Gunung Slamet jadi Taman Nasional masih terkendala. Usulan Pemprov Jateng dikembalikan pusat karena perlu kajian tambahan.

Lintas komunitas Pemalang tanam 700 pohon di 4 mata air Gunung Slamet, jaga ekosistem dan pulihkan lahan kritis Pulosari.

Hujan lebat di wilayah puncak Gunung Slamet memicu sungai di Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang kembali berarus deras dengan kondisi air berlumpur