
Perhutani dan Pemkab Brebes Perkuat Sinergi Jaga Kelestarian Hutan Lereng Gunung Slamet
Perhutani KPH Pekalongan Barat dan Pemkab Brebes memperkuat sinergi menjaga kelestarian hutan lereng Gunung Slamet melalui tata kelola pertanian berkelanjutan.

Perhutani KPH Pekalongan Barat dan Pemkab Brebes memperkuat sinergi menjaga kelestarian hutan lereng Gunung Slamet melalui tata kelola pertanian berkelanjutan.

Aktivitas Gunung Slamet menurun dengan status tetap Level II (Waspada). Radius aman bagi pendaki dan wisatawan kini menjadi 2 km dari kawah puncak.

Jalur pendakian Gunung Slamet kembali dibuka mulai 10 Juni 2026 setelah aktivitas vulkanik menurun. Pendaki diminta mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan

Jaga Rimba Indonesia memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan diskusi, pembagian 1.000 bibit pohon buah dan webinar lingkungan di Sirampog, Brebes

Pernikahan unik di lereng Gunung Slamet, Tegal, menghadirkan souvenir terapi sengat lebah, madu segar, sayuran, buah-buahan dan bibit tanaman bagi tamu undangan

Gunung Slamet terpantau keluarkan asap kawah setinggi 50 meter dan alami 8 gempa low frequency. Status gunung masih Level II Waspada.

Gunung Slamet mengeluarkan asap kawah setinggi 200 meter pada 24 Mei 2026. Aktivitas masih Level II Waspada, disertai gempa low frequency dan tremor.

Gunung Slamet masih berstatus Level II Waspada. Warga dan wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah puncak.

Aktivitas Gunung Slamet terus menurun meski suhu kawah sempat menyentuh 478,7°C pada April 2026. Masyarakat diminta tetap waspada dan tenang.

Dalam dua hari terakhir Gunung Slamet mengalami 45 gempa low frequency. Status masih Level II Waspada, warga diminta tidak dekati kawah.