Update Gunung Slamet Hari ini 17 Mei 2026, Gempa Low Frequency Terus Menurun

Gempa low frequency Gunung Slamet menurun dalam tiga hari terakhir, status masih Waspada. Warga diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah.
SLAWI, puskapik.com - Dalam tiga hari terakhir, gempa Low Frequency Gunung Slamet mengalami penurunan.
Update Gunung Slamet terkini pada Sabtu 16 Mei 2026, tercatat 26 kali gempa low frequency. Sehari sebelumnya, gempa low frequency Gunung Slamet mencapai 28 kali.
Dilansir dari MAGMA Indonesia yang dilaporkan Petugas Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Arif Cahyo Purnomo AMd pada Sabtu 16 Mei 2026 per 24 jam pukul 00.00-24.00 WIB, menyebutkan secara klimatologi cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah selatan dan barat. Suhu udara sekitar 21.9-26.9°C. Kelembaban 75-90%.
Baca Juga: Raperda Cagar Budaya Resmi Disahkan, Pemkab Pekalongan dan DPRD Perkuat Perlindungan Warisan Sejarah
Pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak.
Sedangkan berdasarkan pengamatan kegempaan terjadi 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4 mm, dan lama gempa 32 detik. Selain itu, terjadi 26 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 3 mm, dan lama gempa 9-21 detik.
Sedangkan, gempa Tektonik Jauh 1 kali dengan amplitudo 11 mm, S-P 34 detik dan lama gempa 92 detik, dan 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5 mm, dominan 0.5 mm.
Kesimpulan aktifitas Gunung Slamet, tingkat aktivitas Gunungapi Slamet Level II atau Waspada.
Masyarakat dan pengunjung/ wisatawan tidak berada/ beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah puncak Gunung Slamet.
Dilaporkan sebelumnya, pada Jumat 15 Mei 2026, pengamatan klimatologi cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara dan selatan. Suhu udara sekitar 21.7-27.6°C. Kelembaban 70-87%.
Pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak.
Pengamatan Kegempaan terjadi 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 3 mm, dan lama gempa 31 detik. Selain itu, 28 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 3-4 mm, dan lama gempa 11-24 detik.
Tak hanya itu, Gunung Slamet juga terjadi 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 11 mm, S-P 5.78 detik dan lama gempa 47 detik.


