
Gunung Slamet Tertutup Kabut, Gempa Low Frequency Terjadi 11 Kali
Gunung Slamet masih berstatus Level II Waspada. Warga dan wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah puncak.

Gunung Slamet masih berstatus Level II Waspada. Warga dan wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah puncak.

Dalam dua hari terakhir Gunung Slamet mengalami 45 gempa low frequency. Status masih Level II Waspada, warga diminta tidak dekati kawah.

Gempa low frequency Gunung Slamet menurun dalam tiga hari terakhir, status masih Waspada. Warga diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah.

Gunung Slamet alami peningkatan aktivitas dengan 38 gempa low frequency, namun status masih Level II Waspada, warga diminta tidak mendekati puncak.

Gunung Slamet berstatus Waspada, tercatat 9 gempa low frequency dalam 24 jam terakhir dengan amplitudo kecil, tanpa asap kawah, dan aktivitas masih terpantau stabil.

Gunung Slamet terpantau mengalami 9 kali gempa low frequency dalam 24 jam, status masih Level II waspada, warga diminta menjauhi radius 3 km.

Kondisi Gunung Slamet cerah hingga hujan dengan aktivitas gempa rendah, status Level II Waspada, warga diimbau tidak beraktivitas dalam radius 3 km kawah.

Update Gunung Slamet, terjadi 3 gempa tektonik jauh. Status masih Level II waspada, warga diimbau tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak.

Gunung Slamet keluarkan asap putih tebal hingga 400 meter. Status masih Level II waspada, warga diimbau tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak.

Aktivitas Gunung Slamet dinilai masih wajar saat peralihan musim. Warga diimbau tetap tenang, waspada, dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.