Gunung Slamet Tertutup Kabut, Gempa Low Frequency Terjadi 11 Kali

Gunung Slamet masih berstatus Level II Waspada. Warga dan wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah puncak.
SLAWI, puskapik.com - Gunung Slamet yang berada di lima kabupaten wilayah Jateng, tingkat aktivitas masih Level II atau waspada. Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan aktivitas di radius 3 km dari puncak Gunung Slamet.
Berdasarkan situs MAGMA Indonesia, laporan per 24 jam, dari Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Tegal tanggal 22 Mei 2026 pukul 00.00-24.00 WIB, teramati cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara sekitar 22.3-26.8°C. Kelembaban 77-99%.
Pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati.
Baca Juga: Gratis, BLK Kabupaten Tegal Buka 4 Pelatihan Vokasi Nasional
Pengamatan kegempaan, terjadi 2 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 3 mm, dan lama gempa 27-30 detik. Selain itu, 11 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 3 mm, dan lama gempa 9-17 detik, dan 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5 mm, dominan 0.5 mm.
Disimpulkan, tingkat aktivitas gunungapi Slamet Level II atau Waspada. Masyarakat dan pengunjung/ wisatawan tidak berada/ beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah puncak Gunung Slamet. (Guntur)


