Update Gunung Slamet Terkini, 28 Kali Gempa Low Frequency

Sabtu, 16 Mei 2026 | 11.02
Gunung Slamet terlihat dari Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jumat 15 Mei 2026. (Dok.MAGMA Indonesia)
Gunung Slamet terlihat dari Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jumat 15 Mei 2026. (Dok.MAGMA Indonesia)

Gunung Slamet tercatat 28 gempa low frequency dalam 24 jam, menurun dari sebelumnya 38 kali. Status masih Level II waspada, warga diminta menjauh 3 km dari puncak.

SLAWI, puskapik.com - Update kondisi terkini Gunung Slamet yang dilaporkan per 24 jam pada Jumat 15 Mei 2026, tercatat 28 kali gempa low frequency.

Sebelumnya, gempa low frequency terjadi sebanyak 38 kali.

Dilansir dari MAGMA Indonesia yang dilaporkan per 24 jam pada 15 Mei 2026 pukul 00.00-24.00 WIB, pengamatan klimatologi cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara dan selatan. Suhu udara sekitar 21.7-27.6°C. Kelembaban 70-87%.

Baca Juga: Banjir Sungai Waridin Kendal Putuskan Jembatan Antar Kecamatan, Warga Terancam

Pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak.

Pengamatan Kegempaan terjadi 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 3 mm, dan lama gempa 31 detik.

Selain itu, 28 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 3-4 mm, dan lama gempa 11-24 detik.

Baca Juga: Pengacara Muda Pemalang Raih Penghargaan Nasional dari FIF, The Best Lawyer

Tak hanya itu, Gunung Slamet juga terjadi 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 11 mm, S-P 5.78 detik dan lama gempa 47 detik.

Gempa Tektonik Jauh juga terjadi 2 kali dengan amplitudo 3.5-4 mm, S-P 25.6 detik dan lama gempa 75-300 detik, dan 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5 mm, dominan 0.5 mm.

Namun demikian, tingkat aktivitas Gunungapi Slamet Level II atau Waspada.

Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak berada/beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah puncak Gunung Slamet.

Diberitakan sebelumnya pada Kamis 14 Mei 2026, pengamatan kegempaan, terjadi 2 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 3 mm, dan lama gempa 29-34 detik.

Selain itu, terjadi 38 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 3-3.5 mm, dan lama gempa 10-24 detik. Gempa tektonik jauh juga terjadi 1 kali dengan amplitudo 4 mm, S-P 17.2 detik dan lama gempa 82 detik, dan 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5 mm, dominan 0.5 mm. **

Artikel Terkait