Atasi Kekurangan Air Huntara Capar, BPBD Tegal dan Warga Pasang Selang Sepanjang 2.700 Meter Untuk Alirkan Air dari Kali Onje

Jumat, 5 Juni 2026 | 16.39
Plt Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal Muhammad Afifudin bersama warga mencari sumber air di Kali Onje, Curug Situngkul di Dukuh Lebak, Jatinegara belum lama ini.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal Muhammad Afifudin bersama warga mencari sumber air di Kali Onje, Curug Situngkul di Dukuh Lebak, Jatinegara belum lama ini.

Krisis air bersih di Huntara Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal berhasil diatasi setelah BPBD bersama warga memasang pipa sepanjang 2,7 kilometer.

SLAWI, puskapik.com — Krisis air bersih di Hunian Sementara (Huntara) Capar, Kecamatan Jatinegara,Kabupaten Tegal kini berhasil teratasi melalui pemasangan pipa saluran air sepanjang 2.700 meter dari mata air Kali Onje, Curug Situngkul yang ada di Dukuh Lebak, Jatinègara.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal Muhammad Afifudin menjelaskan bahwa selama ini pasokan air dari sumur tidak mencukupi, sehingga toren MCK tidak pernah penuh.

Untuk menyiasati kekurangan tersebut, BPBD bersama Perumda Air Minum Tirta Ayu, PMI, Baznas, MDMC, sempat rutin mengirimkan armada bantuan.

Namun, pengiriman dua tangki berkapasitas 4.000 liter per hari dirasa tetap kurang dan menelan biaya operasional (dropping) yang cukup tinggi.

Baca Juga: Pemprov Jateng Alokasikan Perbaikan Puluhan Ruas Jalan dan Jembatan pada 2026, Lokasinya di Mana Saja?

Menyikapi hal itu, tim BPBD melakukan survei lapangan ke Kali Onje di Curug Situngkul, Dukuh Lebak pada Selasa 2 Juni 2026.

"Secara kasat mata, air di lokasi tersebut sangat bersih dan belum tercemar karena masih menjadi habitat biota air seperti anggang-anggang, udang, dan ikan," jelas Afifudin , Jumat,5 Juni 2026.

Berdasarkan konsultasi dengan PDAM, debit air di lokasi tersebut juga stabil pada kisaran 5 hingga 10 liter per detik.

Hasil survei tersebut langsung dimusyawarahkan dengan masyarakat terdampak. Pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar 100 warga bersama personel BPBD bergotong-royong memasang instalasi selang bantuan BPBD sepanjang 2.700 meter.

Baca Juga: Jalur Kaliwungu–Boja Kendal Lumpuh Sebagian, Perbaikan Jalan Ambles Belum Dimulai

Pada Kamis sore, air berdebit besar berhasil mengalir dan langsung mengisi toren - berkapasitas total 5.500 liter di Huntara.

Afifudin menuturkan, di Huntara tersedia 20 toren air untuk memenuhi kebutuhan MCK warga Desa Padasari yang tinggal di Huntara Desa Capar.

Berdasarkan pengecekan langsung pada Jumat , 5 Juni 2026 pagi, seluruh kamar mandi warga dipastikan sudah teraliri air bersih dengan lancar.

Seiring berfungsinya instalasi baru ini, pasokan air menggunakan mobil tangki resmi dihentikan mulai Jumat ini. Ke depan, warga sepakat untuk menarik iuran swadaya guna membiayai perawatan jaringan pipa tersebut.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait