Marak Kebakaran di Kabupaten Tegal, Ini Himbauan Ketua DPRD Wasbun

Jumat, 7 Agustus 2026 | 18.21
Petugas Damkar Kabupaten Tegal memadamkan api di lahan Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jumat 7 Agustus 2026. (Dok)
Petugas Damkar Kabupaten Tegal memadamkan api di lahan Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jumat 7 Agustus 2026. (Dok)

Ketua DPRD Kabupaten Tegal Wasbun Jauhara Khalim mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran saat musim kemarau dan tidak membakar sampah sembarangan.

SLAWI, puskapik.com - Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tegal sejak bulan lalu, mengakibatkan potensi kebakaran tinggi.

Dalam waktu beberapa hari lalu, sedikitnya ada tiga kebakaran rumah dan lahan. Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Wasbun Jauhara Khalim menghimbau warga untuk waspada dan tidak membakar sampah sembarangan.

Informasi dari Damkar Kabupaten Tegal, kebakaran rumah terjadi di rumah milik Toipah (62) warga RT 03 RW O8 Desa Jatibogor, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Kamis 6 agustus 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Gencarkan Deteksi Dini PTM, Puskesmas Dukuhwaru Tegal Luncurkan Inovasi DARIUS CERIA

Kebakaran juga terjadi di lahan Jalan Tol Tegal-Pemalang KM. 296 Kabupaten Tegal pada Rabu 5 Agustus 2026 pukul 12.10 WIB. Kebakaran lahan di tepi jalan tol tersebut membuat pengendara waswas, pasalnya kepulan asap mengganggu pandangan pengendara.

Kebakaran lahan juga terjadi di Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal pada Jumat 7 Agustus 2026.

Baca Juga: Rumah Janda Penjual Ketupat di Jatibogor Tegal Ludes Terbakar, Dua Rumah Warga Ikut Terdampak

Atas kebakaran tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Wasbun Jauhara Khalim menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Kewaspadaan harus ditingkatkan terutama untuk permukiman, lahan, maupun hutan.

"Jangan membakar sampah, rumput kering, atau lahan secara sembarangan," kata Wasbun, Jumat 7 Agustus 2026.

Tidak hanya itu, Wasbun juga meminta masyarakat untuk memastikan kompor, tabung gas, dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Selain itu, hindari membuang puntung rokok di sembarang tempat, terutama di area yang banyak terdapat rumput atau semak kering. Simpan bahan-bahan yang mudah terbakar di tempat yang aman dan jauh dari sumber api.

"Sediakan alat pemadam api ringan (APAR) atau alat sederhana seperti ember berisi air maupun pasir sebagai antisipasi," himbau Wasbun.

Ditambahkan, awasi anak-anak agar tidak bermain api atau petasan. Segera laporkan kepada petugas pemadam kebakaran atau aparat setempat apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. **

Artikel Terkait