Rumah Janda Penjual Ketupat di Jatibogor Tegal Ludes Terbakar, Dua Rumah Warga Ikut Terdampak

Jumat, 7 Agustus 2026 | 16.17
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Kebencanaan (Linjamsos) Dinsos Kabupaten Tegal Makmur bersama perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, menyerahkan bantuan bagi korban rumah kebakaran di RT 03 RW 08 Desa Jatibogor, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jumat (7/8).
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Kebencanaan (Linjamsos) Dinsos Kabupaten Tegal Makmur bersama perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, menyerahkan bantuan bagi korban rumah kebakaran di RT 03 RW 08 Desa Jatibogor, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jumat (7/8).

Kebakaran menghanguskan rumah janda penjual ketupat di Desa Jatibogor, Suradadi, Kabupaten Tegal. Dua rumah terdampak, kerugian ditaksir Rp160 juta.

SLAWI, Puskapik.com – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di RT 03 RW 08 Desa Jatibogor, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Kamis (6/8) malam sekitar pukul 20.00.

Akibat musibah ini, rumah milik Toipah (62), seorang janda penjual ketupat, ludes terbakar. Dua rumah warga lainnya juga mengalami kerusakan akibat terdampak kobaran api.

Peristiwa tersebut mengejutkan warga setempat karena api dengan cepat membesar saat rumah Toipah sedang kosong ditinggal pemiliknya ke warung.

Baca Juga: BREAKING NEWS : KPK Geledah Rumah Warga di Randugunting Kota Tegal, Diduga Terkait Kasus di Pemalang

Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, kepulan asap tebal dan kobaran api pertama kali muncul dari ruang bagian belakang rumah salah satu warga. Melihat api langsung meluas, warga bergotong-royong mencoba memadamkannya dengan alat seadanya.

Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tegal tiba di lokasi pukul 20.40 untuk melokalisasi dan memadamkan sisa api.

Setelah berjibaku hampir satu jam, petugas memastikan api padam total pada pukul 21.30. Berdasarkan asesmen cepat Pemerintah Desa Jatibogor, tercatat satu rumah rusak berat (habis terbakar) milik Toipah (62). Sementara dua rumah di samping kanan dan kirinya yang terdampak adalah milik Kliwon (62) dan Amrotul Kasanah (40).

Baca Juga: Mantan Mantri Bank BRI di Pemalang Tersangka Korupsi Uang Nasabah Rp 749 Juta

Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp160 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sebanyak tiga Kepala Keluarga (KK) dengan total 9 jiwa terpaksa mengungsi sementara di rumah kerabat terdekat.

Guna membantu warganya, Pemerintah Desa Jatibogor bergerak cepat melayangkan surat permohonan bantuan kepada Bupati Tegal.Merespons kejadian tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal Tri Guntoro melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehabsos), Makmur, mengonfirmasi pemerintah daerah tengah menyiapkan penyaluran paket bantuan darurat senilai total Rp9.612.084.

“Bantuan logistik mendesak yang disiapkan di antaranya 5 unit kasur lipat, 5 lembar selimut, 1 unit tenda keluarga, dan 6 paket sembako,” terang Makmur, yang juga menjabat Plt Kabid Perlindungan Jaminan Sosial dan Kebencanaan (Linjamsos) Dinsos Kabupaten Tegal.

Selain logistik harian, saat ini warga terdampak sangat membutuhkan uluran bantuan material bahan bangunan untuk memperbaiki kembali tempat tinggal mereka.

Sementara itu, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal pada hari yang sama, juga telah mengirimkan bantuan berupa paket sembako, kasur lipat, kayu usuk, terpal, hygine kit.

Artikel Terkait