Update Gunung Slamet 11 Mei 2026, 9 Kali Gempa Low Frequency

Senin, 11 Mei 2026 | 11.28
Gunung Slamet terlihat jelas dari Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Senin 11 Mei 2026. (Dok.MAGMA Indonesia)
Gunung Slamet terlihat jelas dari Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Senin 11 Mei 2026. (Dok.MAGMA Indonesia)

Update Gunung Slamet terbaru, tercatat 9 kali gempa Low Frequency dalam 24 jam terakhir. Status masih Level II Waspada, warga diminta menjauhi radius 3 km dari kawah puncak.

SLAWI, puskapik.com - Update kondisi Gunung Slamet yang terletak di 5 kabupaten Jawa Tengah pada Senin 11 Mei 2026. Terkini, terjadi 9 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 3 mm, dan lama gempa 10-20 detik.

Dilansir dari MAGMA Indonesia yang dilaporkan Petugas Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Albertus Galih Prasida Kastawa AMd untuk laporan per 24 jam pada 9 Mei 2026 pukul 00.00-24.00 WIB. Dalam laporannya, secara klimatologi cuaca cerah hingga mendung, angin lemah hingga kencang ke arah utara dan barat. Suhu udara sekitar 21.3-27.4°C. Kelembaban 74-94%.

Pengamatan visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah nihil.

Pengamatan kegempaan terjadi 9 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 3 mm, dan lama gempa 10-20 detik. Selain itu, juga terjadi 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5 mm, dominan 0.5 mm.

Baca Juga: Lompatan Program Perumahan di Jateng Dapat Pujian Menteri PKP Maruarar

Sementara itu, tingkat aktivitas Gunungapi Slamet Level II (Waspada), dan masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak berada/beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah puncak Gunung Slamet.

Dilaman yang sama, laporan aktivitas Gunung Merapi yang terletak di Kabupatwn Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, teramati 7 Kali Guguran Lava ke arah Kali Krasak dengan jarak kuncur maksimum 2.000 meter.

Pengamatan kegempaan terjadi 30 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-29 mm dan lama gempa 46.08-161.6 detik. Selain itu, 27 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-39 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 12.87-33.32 detik. Gunung Merapi juga terjadi 3 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 33-80 mm, dan lama gempa 15.88-25.39 detik. Gempa tektonik jauh juga terjadi 1 kali dengan amplitudo 2 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 45.74 detik. Status Gunung Merapi saat ini masu di level III (Siaga).

Baca Juga: Truk Bermuatan Batu Bara Gagal Nanjak di Flyover Kretek Brebes, Mundur Senggol Mobil Lalu Terjun Bebas

Demikian update terkini Gunung Slamet dan Gunung Merapi yang statusnya sama-sama waspada. Warga di lereng Gunung Slamet dan Gunung Semeru diminta untuk menjauhi puncak gunung untuk keselamatan. **

Artikel Terkait