Petasan Jumbo Meledak di Pekalongan, Rumah Hancur dan 9 Remaja Terluka

Ledakan petasan jumbo di Pekalongan hancurkan rumah dan lukai 9 remaja. Terjadi saat perakitan, polisi masih selidiki penyebab dan bahan.
PEKALONGAN, puskapik.com – Ledakan petasan berukuran jumbo menggegerkan warga Kelurahan Noyontaan Sari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (21/3/2026) dini hari.
Insiden ini menyebabkan satu rumah hancur rata dengan tanah dan sembilan remaja mengalami luka-luka, sebagian di antaranya luka bakar serius.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat sejumlah remaja tengah merakit petasan berukuran besar di dalam rumah.
Baca Juga: Ribuan Umat Muslim Salat Eid di Masjid Agung Brebes, Begini Pesan Bupati
Namun nahas, petasan terakhir yang sedang dirakit tiba-tiba meledak dengan suara keras yang terdengar hingga radius cukup jauh.
Akibat ledakan dahsyat tersebut, bangunan rumah langsung ambruk dan mengalami kerusakan parah.
Tidak hanya itu, beberapa rumah di sekitar lokasi juga dilaporkan ikut terdampak, termasuk kerusakan pada bagian bangunan dan kendaraan milik warga.
Baca Juga: Tradisi Takbir Keliling Patung Hiasi Malam Lebaran di Desa Harjasari Tegal
Ketua RT setempat, Edi Purnomo, mengatakan ledakan terjadi secara tiba-tiba saat para remaja sedang merakit petasan.
“Tiba-tiba terdengar ledakan sangat keras. Warga langsung keluar rumah dan melihat bangunan sudah hancur,” ujarnya.
Sebanyak sembilan korban yang merupakan remaja langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Empat di antaranya dilaporkan mengalami luka serius akibat ledakan.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah barang bukti berupa sisa-sisa petasan berukuran jumbo turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Selain itu, tim penjinak bahan peledak (Jihandak) juga diterjunkan guna memastikan tidak ada sisa bahan berbahaya lain di lokasi kejadian.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti ledakan serta asal-usul bahan petasan yang digunakan para remaja tersebut. **
Artikel Terkait

Polisi Olah TKP Padepokan Padang Ati Pekalongan, Enam Alumni Santriwati Mengaku Jadi Korban Dugaan Kekerasan Seksual

Polres Pekalongan Tetapkan Pria 55 Tahun Jadi Tersangka Pencabulan Anak di Wonokerto

Sembunyikan Sabu di Bekas Bungkus Rokok, Dua Pria Ini Tak Berkutik Saat Disergap Polisi di Sragi Pekalongan
