Jalan Kaliwungu-Boja Kendal Amblas, Warga Terapkan Buka Tutup Lalu Lintas

Jalan Kaliwungu-Boja di Desa Protomulyo, Kendal, ambles hingga hanya bisa dilalui satu sisi. Warga meminta perbaikan segera dilakukan sebelum musim hujan.
KENDAL, puskapik.com – Pengguna jalan yang melintas di jalur Kaliwungu-Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, harus ekstra waspada. Badan jalan di Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, mengalami amblas hingga membuat akses kendaraan hanya bisa dilalui dari satu sisi.
Kondisi tersebut membuat warga setempat turun tangan mengatur arus lalu lintas. Sistem buka tutup diberlakukan secara bergantian agar kendaraan tetap dapat melintas di tengah badan jalan yang mengalami kerusakan.
Jalur Kaliwungu-Boja merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan wilayah Kendal dengan Boja, serta menuju Ungaran dan Kota Semarang. Kerusakan yang semakin parah dikhawatirkan mengganggu mobilitas warga apabila tidak segera ditangani.
Baca Juga: Median Jalan di Simpang KUD Karya Mina Tegal Mulai Dibongkar, Ini Penyebabnya
Salah seorang warga yang ikut mengatur lalu lintas, Asnawi, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung sekitar empat bulan. Namun, kondisinya belakangan semakin parah karena masih dilalui kendaraan bertonase berat.
“Kalau ada truk besar, jalan sudah bergerak. Kalau terus dibiarkan, jalan bisa amblas semua dan tidak bisa dilewati,” kata Asnawi, Selasa 29 september 2026.
Menurut dia, kerusakan sebelumnya belum separah kondisi saat ini. Warga berharap perbaikan segera dilakukan, terlebih memasuki musim penghujan yang berpotensi memperparah kondisi tanah dan badan jalan.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Apresiasi 2.347 Pendonor Jateng, Ada yang Sudah 130 Kali Donor Darah
“Mumpung belum masuk musim hujan. Sebaiknya segera diperbaiki,” ujarnya.
Asnawi menuturkan, kerusakan jalan tersebut tidak hanya mengancam keselamatan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas warga yang sehari-hari menggunakan jalur tersebut menuju Boja.
Apabila akses tersebut sampai tidak dapat dilalui, warga dari wilayah Kaliwungu Selatan yang hendak menuju Boja terpaksa mengambil jalur memutar melalui Kota Semarang. Kondisi itu tentu membuat jarak dan waktu tempuh perjalanan menjadi lebih panjang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal, Sudaryanto, sebelumnya menyampaikan bahwa anggaran perbaikan ruas jalan Kaliwungu-Boja telah dimasukkan dalam APBD Perubahan.
“Perbaikan jalan sudah masuk dalam APBD Perubahan,” kata Sudaryanto.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Agus Dwi Lestari juga membenarkan adanya alokasi anggaran tersebut. Namun, pelaksanaan perbaikan masih menunggu persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Anggaran sudah masuk dalam APBD Perubahan, dan saat ini masih menunggu persetujuan dari gubernur,” ujar Agus.



