Jelang Idul Adha, Kendal Siapkan Juru Sembelih Kurban Bersertifikat Halal dan Higienis

Jelang Idul Adha, Kendal latih juru sembelih kurban agar halal dan higienis, pastikan daging aman dikonsumsi serta sesuai syariat Islam.
KENDAL, puskapik.com — Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal mulai mempersiapkan sumber daya juru sembelih hewan kurban melalui pelatihan khusus penyembelihan halal.
Kegiatan ini digelar untuk memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat Islam sekaligus memenuhi standar kesehatan pangan.
Pelatihan berlangsung di peternakan Bumi Ijo Multi Farm Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Sebanyak 30 peserta dari perwakilan 20 kecamatan dan sejumlah organisasi keagamaan mengikuti kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, pelatihan digelar sebagai langkah antisipasi agar proses penyembelihan hewan kurban saat Iduladha dilakukan secara benar dan tidak asal-asalan.
Menurutnya, penyembelihan hewan kurban tidak hanya berkaitan dengan aspek ibadah dan kehalalan, tetapi juga menyangkut keamanan pangan yang nantinya dikonsumsi masyarakat.
“Para peserta diberikan pemahaman mulai dari cara menjatuhkan sapi yang aman, teknik penyembelihan sesuai syariat Islam hingga tata cara penanganan daging agar tetap higienis,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta juga mendapatkan praktik langsung mengenai penanganan hewan sebelum dan sesudah disembelih.
Hal itu penting untuk meminimalkan risiko kontaminasi serta menjaga kualitas daging kurban.
Dokter hewan sekaligus pemateri, drh. Sonny Handoko menjelaskan, ada sejumlah ketentuan penting yang harus diperhatikan saat penyembelihan hewan kurban.
Salah satunya adalah membaca basmalah sebelum proses penyembelihan dilakukan.
Selain itu, penyembelihan harus memastikan saluran makanan, saluran pernafasan, dan pembuluh darah utama terpotong sempurna agar hewan mati secara baik dan sesuai syariat.
“Hewan juga harus diperlakukan dengan baik. Pisau harus benar-benar tajam, tidak diasah di depan hewan, dan proses penyembelihan tidak boleh membuat hewan stres berlebihan,” jelasnya.
Ia menambahkan, penanganan daging setelah penyembelihan juga menjadi perhatian penting.
Daging kurban harus dijaga kebersihannya agar aman dikonsumsi masyarakat dan tidak tercemar bakteri maupun kotoran.
Melalui pelatihan tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan Kendal berharap para juru sembelih hewan kurban memiliki kemampuan dan pemahaman yang lebih baik dalam menerapkan penyembelihan halal dan higienis.


