Jembatan Gading Asri di Kendal Bakal Pangkas Jarak Warga Kendal hingga 3 Kilometer

Jembatan Gantung Gading Asri di Ringinarum, Kendal, telah mencapai 85 persen dan ditargetkan rampung Oktober 2026 untuk memangkas jarak warga.
KENDAL,puskapik.com – Warga Desa Kedung Gading dan Kedung Asri, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, sebentar lagi memiliki akses penghubung langsung melalui Jembatan Gantung Gading Asri.
Pembangunan jembatan sepanjang sekitar 60 meter tersebut kini telah mencapai lebih dari 85 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026.
Keberadaan jembatan ini dinilai bakal memangkas jarak tempuh warga secara signifikan. Selama ini, masyarakat yang hendak menuju desa di seberang harus memutar sekitar empat kilometer dengan melewati sejumlah desa.
Baca Juga: Masih Jadi Tanda Tanya, Kapan Stasiun Kaliwungu Kembali Beroperasi
Kepala Desa Kedung Gading, Kafidin, mengatakan sebelum pembangunan jembatan tidak tersedia akses langsung bagi warga kedua wilayah.
“Ya, mohon maaf sebelumnya itu sama sekali enggak ada akses jembatan. Jadi warga harus melewati empat desa, Triharjo, Cepoko, Ngale, dan Brantas sejauh empat kilometer. Sedangkan kalau tidak memutar hanya satu kilometer,” kata Kafidin, Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat. Selain memperpendek jarak, jembatan diharapkan mempermudah aktivitas warga sehari-hari.
“Jembatan gantung itu kira-kira di atas 85 persen, sudah hampir rampung, tinggal sedikit,” ujarnya.
Kafidin menyebut pemerintah desa dalam proyek tersebut menyediakan lahan lokasi pembangunan. Sementara pengerjaan jembatan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).
Baca Juga: Lulusan Sekolah Rakyat Mau Dibawa ke Mana? Ini Solusi Strategis yang Diusulkan Sekda Jateng
Jembatan Gantung Gading Asri mulai dikerjakan pada 29 April 2026. Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan 180 hari kalender dan ditargetkan selesai pada 25 Oktober 2026.
Nilai Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan mencapai sekitar Rp5,28 miliar.
Pelaksana dari CV Grahacaya Rystyas, Teguh Pramono, mengatakan progres pembangunan saat ini terus dikebut agar dapat diselesaikan sesuai target.
Ia mengatakan, setelah selesai, jembatan akan dipasang sejumlah rambu dan imbauan untuk memastikan masyarakat melintas dengan aman.
“Nanti ada imbauan agar masyarakat setempat mematuhi aturan saat melintasi jembatan,” terang Teguh.
Baca Juga: Polantas Pemalang Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan
Sejumlah aturan yang harus dipatuhi antara lain pengguna wajib mengantre secara berurutan dengan jumlah maksimal 40 orang dalam waktu bersamaan. Pengguna juga dilarang berkelompok, bermain-main, berlarian, maupun berfoto atau selfie di atas jembatan.
Warga juga dilarang bersandar pada batas jembatan. Anak-anak wajib berada dalam pengawasan orang dewasa. Jembatan tidak boleh dilintasi saat hujan deras atau banjir.
Pengguna juga diminta menjaga kebersihan dan kerapian area jembatan. Kendaraan roda empat dilarang melintas, kecuali ambulans.
Teguh memastikan ketinggian jembatan telah diperhitungkan sejak tahap perencanaan. Perhitungan tersebut mempertimbangkan kondisi banjir dan debit air maksimal di kawasan sekitar.
“Iya, jadi untuk desain ketinggiannya sudah kita perhitungkan secara matang dari perencanaan. Jika nanti terjadi banjir di daerah sini sudah tahu debit maksimalnya. Jadi dengan ketinggian seperti itu dianggap sudah cukup,” tuturnya.
Ia berharap pembangunan segera selesai dan jembatan dapat digunakan masyarakat sesuai peruntukannya.
“Saya berharap semoga pembangunan jembatan bisa cepat selesai dan bisa bermanfaat buat warga,” katanya.
Dengan tersedianya akses langsung tersebut, warga Kedung Gading dan Kedung Asri nantinya tidak lagi harus menempuh perjalanan memutar hingga empat kilometer untuk beraktivitas ke wilayah seberang.**
Artikel Terkait

Dua Pekerja Tewas Tertimbun Longsor Saat Gali Pondasi Rumah di Watukumpul Pemalang

Dari Kendal ke Pasar Global, Godrej Siapkan Ekspansi Produksi Hampir Rp500 Miliar

Senopati Club Academy Juara Umum Turnamen Pencak Silat Piala Rektor UPS Tegal
