Kirim Pesan di Instagram Ahmad Luthfi Soal PKH Tak Cair, Netizen: Gubernur Sat Set

Gubernur Ahmad Luthfi merespons keluhan warga soal PKH yang tak cair melalui Instagram. Petugas Pemprov Jateng langsung turun mengecek hingga warga mendapat pendampingan.
SEMARANG, puskapik.com - Unggahan Gubernur Ahmad Luthfi di akun instagram pribadinya sedang disorot netizen.
Postingan pada Senin 24 Agustus 2026 itu langsung diserbu hampir 200 komentar dan hampir 2.000 tanda disukai.
Unggahan di akun Gubernur Jawa Tengah tersebut tentang keluhan dari salah satu akun bernama @dinaamina99.
Baca Juga: Ditinggal ke Pasar, Toko Milik Warga Wonopringgo Pekalongan Terbakar dan Rugi Rp 100 Juta
Melihat bentuk postingan, terlihat bersumber dari DM atau Direct Message yakni pesan langsung.
Ada empat slide foto yang berisikan screenshoot pesan dan pembicaraan akun tersebut dengan akun Gubernur Ahmad Luthfi.
"Assalamualaikum pak maaf mengganggu," tulis akun tersebut mengawali pesannya.
Selanjutnya ia menyampaikan keluhan tentang PKH atau Program Keluarga Harapan.
Baca Juga: Rumah Warga Rejosari Brangsong Kendal Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Rp130 Juta
"Saya cuman mau bercerita ibu saya kan penerima PKH. Udah ada petugas yang ke rumah. Katanya mau dibikinin kartu ATM tapi sampai sekarang kartu nya belum dapat," tulisnya.
Akun tersebut kemudian bercerita bahwa ada keanehan setiap dana PKH cair sampai 4 kali uangnya sudah diambil. Padahal ibu nya tidak pernah dapat undangan untuk ambil PKH.
"Tolong dong pak bantuannya untuk mengatasi masalah tersebut... Mohon segera diproses ya pak. Biar tidak merugikan orang yang seharusnya be.rhak mendapatkan PKH terimakasih," tulisnya lagi.
Mendapatkan pesan tersebut, akun Gubernur memberikan balasan. Yakni meminta menuliskan nama penerima, alamat lengkap dan nomor telepon.
Permintaan itu kemudian dipenuhi oleh akun tersebut. Lengkap dengan alamat tempat tinggal beserta lokasi RT dan RW. Diketahui yang bersangkutan tinggal di Bawen Kabupaten Semarang.
Benar saja, keluhan dari satu orang itu benar-benar direalisasikan. Sudah ada petugas dari Pemprov Jateng yang langsung mendatangi rumah.


