Operasi Patuh Candi Sasar Generasi Muda, Polisi di Kendal Ingatkan Tak Abaikan Keselamatan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19.09 WIB
Sosialisasi keselamatan berkendara di SMAN 1 Kendal.
Sosialisasi keselamatan berkendara di SMAN 1 Kendal. (Dok)

Satlantas Polres Kendal gelar sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 di SMAN 1 Kendal guna edukasi pentingnya keselamatan berlalu lintas bagi pelajar.

KENDAL, puskapik.com – Kalangan pelajar menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas. Mobilitas mereka yang semakin tinggi membuat pemahaman tentang aturan berkendara perlu ditanamkan sejak dini, agar tidak terjebak pada kebiasaan melanggar saat berada di jalan raya.

Atas dasar itu, Satlantas Polres Kendal menyambangi SMAN 1 Kendal untuk memberikan pembinaan dan edukasi tertib berlalu lintas, Jumat 30 oktober 2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Pancasila sekolah tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Patuh Candi 2026.

Melalui apel pembinaan yang dimulai pukul 07.00 WIB, polisi mengajak para siswa memahami pentingnya menaati peraturan lalu lintas. Materi yang disampaikan juga memperkenalkan tujuan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pengguna jalan.

Baca Juga: Dokumen Kependudukan Bukan Sekadar Identitas, Pemkab Kendal Dorong Pelayanan hingga Desa

Kasat Lantas Polres Kendal AKP Doohan Octa Prasetya, S.Tr.K., S.I.K. memimpin kegiatan tersebut bersama Kanit Regident dan personel Satlantas.

Doohan mengatakan, edukasi kepada pelajar menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan generasi muda. Pemahaman mengenai aturan diharapkan tidak hanya diketahui, tetapi juga diterapkan ketika mereka berkendara maupun beraktivitas di jalan.

Menurutnya, kepatuhan berlalu lintas perlu tumbuh dari kesadaran masing-masing pengguna jalan. Dengan memahami aturan, pelajar diharapkan mampu menghindari perilaku yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Melalui kegiatan pembinaan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman para pelajar mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Kami berharap para siswa dapat menerapkan tata tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari serta mengutamakan keselamatan saat berkendara,” ujar Doohan.

Pembinaan di lingkungan pendidikan tersebut sekaligus menjadi upaya kepolisian memperluas jangkauan sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026. Keselamatan berlalu lintas diharapkan menjadi bagian dari kebiasaan generasi muda, bukan sekadar dipatuhi ketika ada petugas yang melakukan pengawasan.***

Artikel Terkait