Orangtua ke Rumah Sakit, Pelajar 15 Tahun di Patean Kendal Ditemukan Meninggal di Rumah

Pelajar 15 tahun di Patean, Kendal, ditemukan meninggal di rumah saat orangtuanya berada di rumah sakit. Polisi masih mendalami kejadian tersebut.
KENDAL, puskapik.com – Suasana duka menyelimuti keluarga Auliya Sofiana, 15, warga Dusun Kalikunal, Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal.
Pelajar kelas X SMK tersebut ditemukan meninggal dunia di rumahnya saat kedua orangtuanya sedang berada di rumah sakit, Jumat 18 september 2026 malam.
Peristiwa itu terungkap setelah ibu korban, Waidah, merasa khawatir lantaran sejak siang telepon yang ditujukan kepada putrinya hanya berdering dan tidak kunjung diangkat.
Baca Juga: Dindukcapil Brebes Catat 893 Layanan Adminduk di GBF 2026, Ini Rinciannya
Saat itu, Waidah bersama suaminya sedang berada di RSI Muhammadiyah Weleri untuk menjenguk anggota keluarga yang baru melahirkan.
Sekitar pukul 20.00 WIB, Waidah kemudian meminta bantuan tetangganya, Ngatiyah, untuk mengecek kondisi Auliya yang berada sendirian di rumah.
Ngatiyah lantas mendatangi rumah korban dan mengajak Sabarono, kakek korban, untuk memastikan kondisi cucunya. Rumah dalam keadaan gelap ketika keduanya tiba.
Baca Juga: Jembatan Belum Diperbaiki, Warga Mlayang Sirampog Brebes Terpaksa Ditandu Saat Berobat
Karena tirai jendela tidak tertutup, bagian dalam rumah masih dapat terlihat dari luar. Sabarono kemudian memeriksa kondisi rumah melalui jendela dan mendapati cucunya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Ia spontan meminta pertolongan warga sekitar. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Patean.
Kapolsek Patean AKP Aris Krismanto dihubungi Sabtu 19 September 2026 mengatakan, petugas bersama tim medis Puskesmas Patean 1 telah melakukan pemeriksaan terhadap korban.
“Dari pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik,” ujar Aris.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui sempat berkomunikasi melalui telepon dengan seseorang yang dekat dengannya sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam percakapan tersebut, korban meminta orang tersebut datang ke rumah.
Namun, permintaan itu tidak terpenuhi. Kabar mengenai meninggalnya Auliya kemudian membuat orang tersebut terkejut.
Polisi selanjutnya melakukan penanganan dan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.