Pemprov dan ATI Jateng Cari Generasi Petinju Juara

Kamis, 21 Mei 2026 | 04.00
puskapik

Pemprov Jateng dan ATI Jateng berkolaborasi membina atlet muda tinju lewat kejuaraan nasional demi melahirkan petinju berprestasi dari Jawa Tengah.

SEMARANG, puskapik.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah siap berkolaborasi membangkitkan kembali kejayaan olahraga tinju.

Fokus utama kerja sama tersebut adalah memperkuat pembinaan atlet muda dan melahirkan petinju berprestasi yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Komitmen itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat menerima audiensi pengurus DPW ATI Jawa Tengah di kantornya, Rabu (20/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Luthfi mendukung penuh terhadap upaya pembinaan dan regenerasi atlet tinju di Jawa Tengah.

Baca Juga: Curhat Driver Ojol ke Ahmad Luthfi: Kerja Pagi hingga Malam Sembari Asuh Anak

“Bagus, kami akan dukung terkait pembinaan atlet muda. Langsung koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga kita,” kata Ahmad Luthfi.

Menurutnya, olahraga tinju di Jawa Tengah harus kembali bangkit dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi seperti pada masa kejayaannya dahulu. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan ATI Jateng dapat menjadi titik awal kebangkitan olahraga tinju di provinsi ini.

Baca Juga: Jateng Siap Jadi Pelopor, Kurikulum Perkoperasian Masuk Sekolah Mulai Tahun Ajaran 2026/2027

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Aria Chandra, mengatakan, DPW ATI Jateng menunjukkan keseriusan dalam membangun ekosistem pembinaan atlet tinju. Salah satunya melalui rencana penyelenggaraan berbagai kejuaraan di tingkat daerah maupun nasional.

“Pemprov Jateng memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap inisiasi dari DPW ATI Jateng. Kami akan support semampunya sesuai arahan gubernur. Tentunya ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti dan dibahas secara detail untuk pematangan,” ujarnya.

Sebagai langkah awal kolaborasi, Pemprov Jateng bersama DPW ATI Jateng akan menggelar kejuaraan tinju tingkat nasional pada 4 Juli 2026 di Kota Surakarta. Ajang yang memperebutkan Sabuk Gubernur Jawa Tengah tersebut direncanakan diikuti atlet tinju dari berbagai kategori usia, termasuk petinju nasional.

Ketua DPW ATI Jawa Tengah, Asri Purwanti mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan itu menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali olahraga tinju di Jawa Tengah yang dinilai mulai tenggelam dibanding cabang olahraga lain.

“Dukungan dari gubernur dan Pemprov Jateng sangat penting. Kami ingin tinju menjadi prioritas juga di Jawa Tengah karena saya melihat saat ini agak tenggelam,” katanya.

Menurut Asri, ATI Jateng juga akan menggandeng pemerintah daerah, komunitas, hingga berbagai instansi untuk rutin menggelar event tinju yang dikemas dengan konsep sportainment agar lebih menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia menilai, minimnya kompetisi menjadi salah satu penyebab banyak sasana tinju di Jawa Tengah mulai sepi peminat. Bahkan, tidak sedikit mantan petinju yang tetap melatih anak-anak secara gratis demi menjaga keberlangsungan olahraga tersebut.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait