Perkuat Jejaring Organisasi hingga Akar Rumput di Jawa Tengah, Jagantara Safari di Jawa Tengah

Kamis, 18 Juni 2026 | 09.02 WIB
Rombongan pengurus DPP Jagantara saat safari di sejumlah wilayah di Jawa Tengah. (edhot)
Rombongan pengurus DPP Jagantara saat safari di sejumlah wilayah di Jawa Tengah. (edhot)

Safari Nasional Jagatara bertema “Merawat Nusantara” memperkuat jejaring organisasi dan kolaborasi sosial di Kendal, Jepara, Wonosobo, hingga Banjarnegara.

KENDAL, puskapik.com – Safari Nasional Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jaga Nusantara (Jagatara) dengan tema “Merawat Nusantara” menjadi langkah nyata dalam memperkuat jejaring organisasi, memperluas pengabdian sosial, serta membangun kolaborasi lintas daerah di Jawa Tengah.

Dipimpin langsung Ketua Umum DPP Jagatara, H Edy Koesriadi, rangkaian safari tersebut menyasar sejumlah wilayah di Jawa Tengah, mulai dari Kabupaten Kendal, Jepara, Wonosobo hingga Banjarnegara.

Di Kabupaten Kendal, rombongan DPP Jagatara disambut Ketua DPD Jagatara Jawa Tengah, Muhamad Yulianto, bersama jajaran pengurus daerah serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Bupati Apresiasi Warga Asemdoyong Pemalang yang Lestarikan Tradisi Baritan Puluhan Tahun

Suasana sederhana namun penuh keakraban mewarnai kegiatan yang berlangsung di kawasan tambak pesisir Desa Pidodo, Kecamatan Cepiring, Kendal.

Dalam kesempatan tersebut, Jagatara melakukan pembentukan Nelayan Jagatara Kendal sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) DPC Jagatara Kabupaten Kendal sebagai bagian dari penguatan organisasi hingga tingkat bawah.

Ketua DPD Jagatara Jawa Tengah, Muhamad Yulianto, menegaskan bahwa penguatan organisasi harus dibangun melalui konektivitas dan sinergi antarjenjang kepengurusan, mulai dari DPP, DPD hingga DPC.

Baca Juga: Bupati Pemalang Pastikan Sekda Definitif Segera Dilantik

“Orang genius yang terisolasi mudah dikalahkan oleh orang biasa yang terkoneksi,” ungkap Muhamad Yulianto.

Menurutnya, kekuatan organisasi bukan hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga dari sejauh mana mampu membangun jejaring, kolaborasi, dan semangat gotong royong.

“Nilai inilah yang menjadi fondasi utama gerakan Jagatara dalam merawat dan menjaga Nusantara,” ujarnya.

Setelah dari Kendal, rombongan Safari Merawat Nusantara melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Jepara. Di wilayah yang dikenal sebagai salah satu pusat industri dan kreativitas nasional tersebut, Jagatara mendorong lahirnya program Karya Jagatara.

Program tersebut dipersiapkan sebagai wadah untuk menghimpun dan memperkuat peran pekerja serta karyawan di kawasan industri Jepara dan Pati.

Melalui wadah tersebut, Jagatara berharap dapat menciptakan ruang pemberdayaan, peningkatan kapasitas, sekaligus memperkuat solidaritas pekerja agar mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat.

Inisiatif tersebut mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan dipelopori Urigelung bersama para penggerak wilayah setempat.

Perjalanan Safari Merawat Nusantara kemudian berlanjut ke Kabupaten Wonosobo dengan agenda penjajakan pembentukan DPC Jagatara Kabupaten Wonosobo sebagai bagian dari perluasan jaringan organisasi di Jawa Tengah.

Sementara itu di Kabupaten Banjarnegara, rombongan Jagatara diterima langsung oleh Wakil Bupati Banjarnegara, Gus Wakhid.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dengan membahas sejumlah isu strategis, di antaranya penguatan sektor pertanian, program reboisasi dan pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan petani sebagai bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Jagatara menilai sektor pertanian tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan kehidupan dan peradaban bangsa.

Karena itu, kolaborasi antara organisasi masyarakat, pemerintah daerah, serta kelompok tani dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Safari Nasional Jagatara bertema “Merawat Nusantara” bukan sekadar perjalanan organisasi, tetapi menjadi simbol semangat persaudaraan, pengabdian, dan gotong royong dalam membangun Indonesia dari daerah.

Dari kawasan pesisir Kendal, industri Jepara, pegunungan Wonosobo hingga sentra pertanian Banjarnegara, Jagatara meneguhkan komitmen untuk terus hadir melalui kerja nyata dan kolaborasi berkelanjutan.

“Merawat Nusantara bukan hanya menjaga tanah air, tetapi menjaga persaudaraan, memperkuat rakyat, dan menyiapkan masa depan Indonesia yang lebih bermartabat,” pungkas Muhamad Yulianto.

Artikel Terkait