Polres Kendal Tegaskan Transparansi Seleksi Anggota Polri 2026 Lewat Pakta Integritas

Polres Kendal gelar pengambilan sumpah dan pakta integritas bagi 105 calon anggota Polri 2026 sebagai komitmen seleksi yang bersih, jujur, dan transparan.
KENDAL, puskapik.com – Polres Kendal menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses seleksi anggota Polri yang bersih dan transparan melalui kegiatan pengambilan sumpah serta penandatanganan pakta integritas.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Tribrata Polres Kendal, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian penting dari tahapan seleksi penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026, yang meliputi jalur Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama.
Baca Juga: Seleksi Paskibraka Kendal Dimulai, 285 Peserta Ikuti Tes CAT Pancasila
Pelaksanaan kegiatan mengacu pada surat dari Polda Jawa Tengah Nomor: B/3009/III/DIK.2.1./2026/Ro SDM tertanggal 28 Maret 2026 tentang pelaksanaan pakta integritas dalam proses seleksi.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Kendal, perwakilan instansi terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Selain itu, pengawas eksternal dari unsur masyarakat juga turut dilibatkan guna memastikan proses berjalan secara terbuka. Ratusan calon siswa (casis) beserta orang tua mereka tampak hadir mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat.
Baca Juga: Bupati Paramitha Serahkan SK Pensiun 37 ASN, Ini Pesannya
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa.
Selanjutnya, dilakukan pembacaan pakta integritas oleh panitia seleksi, pengawas eksternal, orang tua, serta peserta seleksi.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas secara bersama-sama sebagai simbol komitmen terhadap pelaksanaan seleksi yang jujur dan adil.
Kabag SDM Polres Kendal, Kompol Ryke Rhimadhila, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama seluruh pihak untuk menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung.
“Kegiatan ini merupakan komitmen bersama antara panitia, peserta, dan orang tua untuk melaksanakan seluruh tahapan seleksi secara jujur, bersih, dan transparan tanpa praktik kecurangan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya keterlibatan pengawas eksternal dalam proses seleksi. Menurutnya, kehadiran pihak luar menjadi bagian dari upaya menjaga akuntabilitas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri.
“Kami melibatkan pengawas eksternal agar seluruh proses dapat diawasi secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tambahnya.
Artikel Terkait

FLS3N Pageruyung Kendal Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pencarian Bibit Seniman Muda

Pemprov Jateng Beri Tali Asih untuk Penghafal Al-Qur’an, Capai 2.000 Santri per Tahun

10 Provinsi Perkuat Kolaborasi Energi Bersih, Sampah, dan Giant Sea Wall
