Refleksi Satu Tahun Dyah Kartika -Benny Karnadi Pimpin Kabupaten Kendal, Ini Capaiannya

Jumat, 20 Februari 2026 | 22.41 WIB
Bupati Kendal
Bupati kendal saat meninjau jembatan yang rusak diterjang banjir.(foto:Edhot/puskapik.com)

Capaian genap satu tahun sudah Dyah Kartika Permanasari bersama Benny Karnadi memimpin Kabupaten Kendal dari berbagai sektor

KENDAL, puskapik.com – Genap satu tahun sudah Dyah Kartika Permanasari bersama Benny Karnadi memimpin Kabupaten Kendal.

Pasangan yang dilantik pada 20 Februari 2025 tersebut terus melakukan pembenahan di berbagai sektor strategis, mulai dari perekonomian, infrastruktur, hingga peningkatan kualitas pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Berbagai langkah pembenahan itu dilakukan guna mewujudkan visi pembangunan daerah 2025–2030, yakni menjadikan Kendal semakin “Maju, Sejahtera, Adil, Makmur, Lestari dan Berkelanjutan.”

Baca Juga: Perahu Rusak Terdampak Banjir, 122 Nelayan di Asemdoyong Pemalang Dapat Bantuan Sembako

Di sektor ekonomi, Kendal menunjukkan perkembangan signifikan.

Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional dan provinsi yang masing-masing sebesar 5,04 persen dan 5,37 persen.

Capaian ini sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen, hilirisasi industri, serta penguatan sumber daya manusia unggul.

Penurunan Angka Kemiskinan

Penjabat Sekretaris Daerah Kendal, Agus Dwi Lestari, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan.

“Tingkat kemiskinan Kabupaten Kendal tahun 2025 mencapai 8,40 persen, menurun dari tahun 2024 sebesar 9,35 persen. Penurunan ini mencerminkan perbaikan kesejahteraan masyarakat sekaligus menunjukkan efektivitas berbagai program pemerintah daerah,” jelasnya.

Menurutnya, sejumlah program yang berkontribusi terhadap penurunan kemiskinan antara lain peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan UMKM, serta penguatan perlindungan sosial. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga terus diperkuat, mulai dari dunia usaha, Baznas, hingga kalangan akademisi.

Baca Juga: Polres Pekalongan Amankan Dua Pemuda Pengguna Tembakau Sintetis di Wiradesa

Di bidang infrastruktur, Pemkab Kendal mencatat sebanyak 63 paket lelang tender telah diselesaikan sepanjang 2025.

Beberapa proyek strategis yang rampung di antaranya rekonstruksi Jalan Boja–Kaligading, penggantian Jembatan Jalan Wonosari–Kartikajaya, rekonstruksi Jalan Sendang Sikucing–Larangan, pembangunan Gedung Onkologi, serta pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah.

Pembangunan tersebut diharapkan mampu mendukung konektivitas wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kendal pada 2025 tercatat sebesar 75,07 atau naik 0,73 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 74,34. IPM sendiri mengukur kualitas hidup masyarakat berdasarkan tiga dimensi utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

Meski berbagai indikator menunjukkan tren positif, tantangan struktural masih dihadapi.

Di antaranya masih banyaknya rumah tangga yang berada di sekitar garis kemiskinan, belum meratanya penyerapan tenaga kerja formal, serta ketergantungan ekonomi pada sektor informal dan pertanian yang rentan terhadap perubahan ekonomi dan cuaca.

Baca Juga: Brebes Genap Setahun di Bawah Kepemimpinan Paramitha Widya Kusuma, Pemerintah Umumkan Lompatan Pembangunan

Memasuki tahun kedua kepemimpinan Dyah Kartika–Benny Karnadi, konsistensi kebijakan, sinergi lintas sektor, serta penguatan kualitas SDM menjadi kunci untuk menjaga tren pertumbuhan dan memastikan pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan di Kabupaten Kendal.***

Artikel Terkait