Perahu Rusak Terdampak Banjir, 122 Nelayan di Asemdoyong Pemalang Dapat Bantuan Sembako

Jumat, 20 Februari 2026 | 21.15
Bantuan Nelayan Pemalang
Pemerintah Kabupaten Pemalang menyalurkan bantuan logistik kepada ratusan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Asemdoyong, Kecamatan Taman

Sebanyak 122 nelayan di Asemdoyong Pemalang harus kehilangan sumber mata pencaharian setelah perahu mereka pecah dan rusak diterjang derasnya arus sungai saat hujan lebat

PEMALANG, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang menyalurkan bantuan logistik kepada ratusan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Asemdoyong, Kecamatan Taman, menyusul rusaknya puluhan kapal akibat cuaca buruk.

Diketahui, sebanyak 122 nelayan di Asemdoyong yang terdampak harus kehilangan sumber mata pencaharian setelah perahu mereka pecah dan rusak diterjang derasnya arus sungai saat hujan lebat beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (Dispertanparik) Pemalang, Era Srinaeni, mengatakan, bantuan disalurkan melalui kolaborasi lintas instansi, termasuk Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca Juga: Polres Pekalongan Amankan Dua Pemuda Pengguna Tembakau Sintetis di Wiradesa

“Kami hadir untuk masyarakat, dengan menyalurkan bantuan logistik untuk masing-masing nelayan yang terdampak musibah ini,” ucap Era saat menilik langsung proses distribusi di TPI Asemdoyong, belum lama ini.

Berdasarkan pendataan organisasi perangkat daerah terkait, cuaca ekstrem di perairan muara Kali Elon menyebabkan kerugian material cukup besar. Tercatat sekitar 30 unit kapal nelayan mengalami kecelakaan laut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 kapal mengalami kerusakan berat akibat benturan. Empat kapal lainnya tenggelam hingga ke dasar muara, dengan satu unit berhasil ditarik ke daratan sementara tiga unit masih dalam proses penanganan.

Adapun kapal lainnya sebagian besar telah dievakuasi meski mengalami berbagai tingkat kerusakan.

Baca Juga: Brebes Genap Setahun di Bawah Kepemimpinan Paramitha Widya Kusuma, Pemerintah Umumkan Lompatan Pembangunan

“Hampir seluruhnya sudah berhasil dievakuasi, walaupun beberapa masih berada di dasar perairan karena terkendala kondisi cuaca dan medan. Secepatnya pasti diangkat semua agar aktivitas nelayan bisa kembali normal,” tegas Era.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait