Silaturahmi ke Ulama, Ahmad Luthfi Diwejangi Tetap Sabar dan Muliakan Rakyat

Jumat, 27 Maret 2026 | 08.28
puskapik

Silaturahmi Idulfitri, Ahmad Luthfi diingatkan ulama agar sabar dan memuliakan rakyat, serta respon tanggul jebol Pekalongan.

PEKALONGAN, puskapik.com - Di tengah rangkaian silaturahmi Idulfitri, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendapat pesan dari para ulama tentang kesabaran dan kemuliaan terhadap rakyat sebagai kunci dari seorang kepemimpinan.

Pesan itu disampaikan kepada Ahmad Luthfi dalam memimpin Jawa Tengah dengan segenap persoalan yang dialami masyarakatnya.

Silaturahmi ke sejumlah ulama di Pekalongan dan Semarang itu dalam momentum Idulfitri 1447 Hijriah, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga: Warga di Pekalongan Serahkan Belasan Petasan Ukuran Jumbo ke Polisi

Kunjungan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai kepemimpinan di tengah dinamika persoalan daerah.

Rangkaian kegiatan diawali di Pondok Pesantren Terpadu Al-Fusha, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Di sana, Ahmad Luthfi bertemu dengan pengasuh pondok, KH Muhammad Dzilqon.

Pertemuan berlangsung hangat meski diguyur hujan yang membasahi wilayah Pekalongan sejak malam sebelumnya.

Baca Juga: Kakorlantas Sebut 1,2 Juta Kendaraan Belum Balik ke Jakarta, Rekayasa Lalin Diterapkan

Dalam perbincangan, Ahmad Luthfi sempat mengungkapkan adanya laporan tanggul Sungai Bremi yang jebol. Ia menegaskan akan segera meninjau lokasi usai pertemuan tersebut.

“Hujan terus dari semalam, Kiai. Ini tadi sudah ada laporan tanggul jebol di Pekalongan, habis ini saya ke sana,” ujar Ahmad Luthfi.

Menanggapi hal itu, KH Dzilqon menyampaikan pesan mendalam terkait kepemimpinan. Ia menekankan pentingnya kesabaran dalam menjalankan amanah, serta mengingatkan bahwa memuliakan orang lain merupakan salah satu jalan menuju kesuksesan.

“Jenengan kedah sabar. Kudu mlaku, kudu sabar (Anda harus sabar. Harus berjalan, harus sabar),” pesan KH Dzilqon.

Ia juga menambahkan, seorang pemimpin harus senantiasa menebar senyum dan memuliakan rakyatnya sebagai bagian dari ikhtiar membangun daerah.

Usai dari Al-Fusha, Ahmad Luthfi melanjutkan silaturahmi ke kediaman Habib Luthfi bin Yahya di kompleks Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan. Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Luthfi mengenang kedekatannya dengan Habib Luthfi yang telah terjalin sejak hampir dua dekade lalu, tepatnya saat ia menjabat sebagai Kapolres Batang.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, diwarnai cerita-cerita perjalanan panjang keduanya dalam berbagai momentum.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait