Tinggal Dua Pekan, Kendal Tornado FC Fokus Benahi Finishing Sebelum Kompetisi

Rabu, 2 September 2026 | 12.33
Laga ujicoba Kendal Tornado FC sebelum laga di Liga 1 Championship 2026-2027. (edhot)
Laga ujicoba Kendal Tornado FC sebelum laga di Liga 1 Championship 2026-2027. (edhot)

Kendal Tornado FC mematangkan persiapan jelang Championship 2026/2027 dengan uji coba melawan tim tangguh. Fokus kini diarahkan pada finishing dan organisasi permainan.

KENDAL, puskapik.com – Kendal Tornado FC memilih menghabiskan masa persiapan dengan menghadapi lawan-lawan berlevel tinggi.

Bukan sekadar mencari kemenangan, rangkaian pertandingan uji coba tersebut menjadi ajang untuk menempa mental sekaligus mengukur kesiapan Laskar Badai Pantura sebelum turun di Pegadaian Championship 2026/2027.

Pelatih Kendal Tornado FC Stefan Keeltjes mengatakan timnya mendapat banyak pelajaran setelah menghadapi sejumlah klub dan tim nasional kelompok usia.

Baca Juga: Pengentasan RTLH Kendal Tak Cukup dengan APBD, PMI Ikut Bergerak

“Dari beberapa pertandingan terakhir kita banyak dapat evaluasi. Terutama di scoring,” kata Stefan seusai memimpin latihan di Charlie Training Center, Salamsari, Boja, Rabu (2/9/2026).

PSS Sleman, Semen Padang, Timnas Indonesia U-20, PSMS Medan dan Bali United menjadi lawan yang dihadapi Kendal Tornado FC selama masa persiapan.

Menurut Stefan, pertandingan dengan tim-tim tersebut memberikan gambaran mengenai kekuatan skuad yang dimilikinya.

Baca Juga: Atlet Juara 1 Tak Dikirim ke Popda Jateng, Begini kata Dindikpora Pemalang

Pemain juga ditempa untuk mampu bermain dalam tempo tinggi serta menghadapi tekanan dari lawan dengan kualitas permainan lebih matang.

Aspek pertahanan dan transisi menjadi bagian yang ikut diuji. Namun, hasil evaluasi menunjukkan lini depan masih membutuhkan pembenahan serius.

Kendal Tornado FC sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang. Persoalannya, kesempatan tersebut belum selalu berakhir dengan gol.

“Paling penting adalah bagaimana kita bisa manfaatkan peluang. Dari beberapa pertandingan terakhir seharusnya kita bisa unggul, bisa menang, tapi anak-anak kurang bisa manfaatkan peluang. Akhirnya kita kehilangan poin,” ujarnya.

Setelah melewati serangkaian uji coba dengan lawan tangguh, tim pelatih kini mengubah fokus latihan. Dua pertandingan uji coba berikutnya akan menghadapi tim dengan level di bawah Kendal Tornado FC.

Stefan menyebut pemilihan lawan tersebut dilakukan untuk memberi kesempatan kepada pemain memperbanyak latihan situasi menyerang dan penyelesaian akhir.

“Kita ada dua kali uji coba, levelnya yang low. Tujuannya kita latihan untuk finishing, terus kita latihan soal team block-nya seperti apa,” jelasnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait