Truk Berhenti untuk Dinginkan Rem, Pemotor Kendal Tabrak dari Belakang

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18.04 WIB
Polisi olah TKP kecelakaan di Jalan pantura Cepiring.
Polisi olah TKP kecelakaan di Jalan pantura Cepiring. (Dok)

Pengendara motor kritis usai tabrak truk tronton yang parkir dinginkan rem di bahu jalan Jalur Pantura Cepiring Kendal. Polisi lakukan olah TKP.

KENDAL,puskapik.com – Sebuah truk tronton yang berhenti di bahu jalan sempit di Desa Cepiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, berujung petaka. Seorang pengendara sepeda motor Honda Vario menabrak bagian truk tersebut hingga mengalami luka berat di kepala, Selasa 27 oktober 2026 siang.

Korban diketahui bernama Muchamad Teguh, warga Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring. Sebelum kecelakaan, korban melaju dari arah Kendal menuju Weleri dengan mengendarai Honda Vario bernomor polisi H-6687-VM.

Di tengah perjalanan, sepeda motor yang melaju di lajur kiri itu menabrak truk tronton yang sedang terparkir di bahu jalan. Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka berat di bagian kepala.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, mengatakan dugaan sementara kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor kurang konsentrasi saat berkendara.

"Betul, diduga kurang konsentrasi. Dia berjalan di lajur kiri dan menabrak truk tronton yang parkir," kata Heru saat dihubungi.

Baca Juga: 213.700 Benih Ikan Ditebar di Brebes, 66.500 Ekor untuk Waduk Penjalin

Namun, keberadaan truk yang berhenti di bahu jalan turut menjadi perhatian polisi. Pasalnya, lokasi parkir tersebut dinilai sempit dan tidak semestinya digunakan untuk memarkirkan kendaraan berat.

Truk itu dikemudikan Andreas Isti, warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Kepada polisi, sopir mengaku menghentikan kendaraan untuk mendinginkan rem. Saat itu, ia sedang makan di warung sekitar lokasi.

"Pengakuannya sedang mendinginkan rem dan sopirnya sedang makan di warung itu," tandas Heru.

Polisi masih mendalami kecelakaan tersebut, termasuk keterangan sopir dan kondisi truk saat diparkirkan. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui secara utuh faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan saat kendaraan berhenti di tepi jalan. Kendaraan berat yang terparkir di bahu jalan sempit berpotensi menjadi hambatan dan membahayakan pengguna jalan lain, terlebih jika keberadaannya mengurangi ruang gerak kendaraan yang melintas.

Di sisi lain, pengendara juga dituntut menjaga konsentrasi dan memperhatikan kondisi jalan agar dapat mengantisipasi hambatan di depannya.***

Artikel Terkait