Warga Lanji Kendal Temukan Jasad Perempuan Tanpa Identitas Mengambang di Saluran Irigasi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 13.44
Petugas melakukan evakuasi jenasah perempuan tanpa identitas yang ditemukan di saluran irigasi. (edhot)
Petugas melakukan evakuasi jenasah perempuan tanpa identitas yang ditemukan di saluran irigasi. (edhot)

Warga Patebon, Kendal, digemparkan penemuan jasad perempuan tanpa identitas mengambang di irigasi. Polisi masih menyelidiki identitas dan penyebab kematiannya.

KENDAL, puskapik.com – Suasana pagi di Dusun Lanji, Desa Lanji, Kecamatan Patebon, Jumat (14/8/2026), mendadak gempar setelah warga menemukan sesosok jasad perempuan mengambang di aliran irigasi. Korban yang belum diketahui identitasnya itu langsung dievakuasi petugas untuk menjalani pemeriksaan medis di RSUD dr. H. Soewondo Kendal.

Kapolsek Patebon AKP Rozikin menjelaskan, penemuan mayat terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Korban pertama kali diketahui oleh seorang warga, Siti Sabiati, yang sedang berjalan di tepi saluran irigasi.

Saat melihat tubuh manusia terbawa arus, Siti segera meminta bantuan warga lain, Agus Pujiono. Keduanya kemudian berusaha menghentikan laju jasad dengan menggunakan sebatang bambu agar tidak hanyut semakin jauh sambil menunggu petugas datang.

Baca Juga: Pramuka Didorong Tak Hanya Belajar, Sukirman: Harus Mampu Mencipta dan Memecahkan Masalah

Menerima laporan tersebut, anggota Polsek Patebon bersama Tim Inafis dan piket Reskrim Polres Kendal, BPBD Kabupaten Kendal, serta PMI Kabupaten Kendal langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban.

Jasad selanjutnya dibawa ke RSUD dr. H. Soewondo Kendal guna menjalani pemeriksaan medis sekaligus proses identifikasi.

Hasil pemeriksaan awal oleh dokter M. Lukman Hakim menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, yakni luka lecet di dahi sebelah kanan, luka pada daun telinga kiri, luka di bagian belakang kepala sebelah kanan, serta luka lecet pada tulang kering kaki kanan.

Baca Juga: Dindukcapil Brebes Inovasi Layanan Adminduk Keliling Desa Lewat Program My Darling

Meski ditemukan beberapa luka, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Seluruh temuan tersebut masih akan didalami melalui pemeriksaan lanjutan untuk memastikan apakah luka terjadi sebelum korban meninggal atau akibat benturan saat terbawa arus.

Polisi juga masih menyelidiki identitas korban karena saat ditemukan tidak diketahui asal-usul maupun identitasnya. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara petugas terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencocokkan laporan orang hilang.

AKP Rozikin mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan agar segera melapor ke Polsek Patebon atau Polres Kendal guna mempercepat proses identifikasi.

Hingga Jumat siang, penyelidikan masih berlangsung dan aparat kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban.

Artikel Terkait