Kupat Glabed Khas Tegal, Kuliner Tradisional dengan Kuah yang Jadi Ciri Khas

Senin, 7 September 2026 | 16.16
Kupat Glabed khas Tegal yang dijajakan di Jalan Prof. Moh. Yamin, Kudaile, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.
Kupat Glabed khas Tegal yang dijajakan di Jalan Prof. Moh. Yamin, Kudaile, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

Kupat Glabed khas Tegal disajikan dengan kuah kental dan gurih. Kuliner tradisional ini tersedia di Jalan Prof. Moh. Yamin, Kudaile, Slawi, dengan harga Rp10–20 ribu.

TEGAL, puskapik.com - Kabupaten Tegal memiliki beragam kuliner tradisional yang menarik untuk dicoba. Salah satunya Kupat Glabed, hidangan berbahan ketupat yang disajikan dengan kuah khas bertekstur kental dan bercita rasa gurih.

Kupat Glabed menggunakan ketupat sebagai bahan utama yang kemudian disiram kuah glabed. Hidangan tersebut biasanya dilengkapi berbagai lauk dan pelengkap sehingga menghasilkan perpaduan rasa yang khas.

Kuah menjadi salah satu ciri utama Kupat Glabed. Teksturnya yang kental membuat hidangan ini berbeda dari sajian ketupat pada umumnya.

Baca Juga: Jarang Dijumpai, Kempong Jadi Camilan Legendaris Khas Pesisir Tegal

Kuliner tersebut juga cocok dinikmati sebagai menu sarapan, makan siang, maupun makan malam.

Salah satu tempat yang menyediakan Kupat Glabed berada di Jalan Prof. Moh. Yamin, Kudaile, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Harga per porsinya berkisar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu.

Tempat tersebut diperkirakan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Dengan harga yang relatif terjangkau, Kupat Glabed dapat menjadi pilihan bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mencicipi kuliner tradisional khas Tegal.

Selain mengenyangkan, Kupat Glabed menjadi salah satu kuliner yang turut memperkenalkan kekayaan makanan tradisional Tegal kepada masyarakat luas. **

Diqi Nurfalah Siswa PKL SMK Binus Kabupaten Tegal