Angin Puting Beliung Rusak Bagian Belakang Rumah Warga di Kajen Pekalongan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18.34
puskapik

Angin puting beliung menerjang rumah warga di Desa Sabarwangi, Kajen, Pekalongan. Bagian belakang rumah rusak dengan kerugian sekitar Rp15 juta.

PEKALONGAN, puskapik.com – Angin puting beliung menerjang sebuah rumah warga di Desa Sabarwangi, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Selasa (25/8/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan bagian belakang rumah mengalami kerusakan dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 15 juta.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.05 WIB. Saat kejadian, salah seorang perangkat Desa Sabarwangi, Ciptoning (45), berada di sekitar rumah milik Suminah (80). Ia melihat angin bertiup sangat kencang dari arah lahan tebu yang berada di belakang rumah korban.

Angin kencang tersebut kemudian bergerak menuju bagian belakang rumah Suminah hingga mengakibatkan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan.

Baca Juga: Jelang Pembukaan GBF 2026, Sejumlah Wahana Permainan Mulai Berdiri di Lapangan Asri Bumiayu

Peristiwa itu segera dilaporkan ke pihak Kepolisian.Selanjutnya, Bhabinkamtibmas dan Banit Reskrim Polsek Kajen bersama satu personel TNI serta sejumlah warga mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

"Dari hasil pengecekan di lokasi, rumah milik korban dalam keadaan kosong saat kejadian. Angin kencang tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian belakang rumah. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini," kata Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga: Transaksi Sabu 128,53 Gram Digagalkan di Kota Tegal

Suwarti menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, angin kencang datang dari arah lahan tebu yang berada di belakang rumah kemudian bergerak menuju bangunan rumah korban.

"Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan sekitar Rp. 15 juta. Personel Polsek Kajen bersama TNI dan masyarakat telah mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi serta membantu penanganan pasca kejadian," ujarnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, warga juga diminta segera melaporkan apabila terjadi bencana atau kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.**

Artikel Terkait