Bengkel Tambal Ban dan Dua Lapak Usaha di Pekalongan Ludes Terbakar, Diduga Akibat Percikan Arus Listrik

Kebakaran menghanguskan bengkel tambal ban dan dua lapak usaha di Kota Pekalongan. Dugaan awal dipicu percikan arus listrik, sementara penyebab pasti masih diselidiki.
PEKALONGAN, puskapik.com – Kebakaran menghanguskan sebuah bengkel tambal ban, lapak penjual ubi Cilembu, dan sebuah warung di kawasan lahan eks Bioskop Merdeka, tepatnya di sebelah Kantor Pajak Pratama Kota Pekalongan, Jumat (10/7/2026).
Beruntung, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Komandan Regu III Damkar Satpol P3KP Kota Pekalongan, Roni, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 10.28 WIB melalui grup WhatsApp Damkar.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Dukung OTT KPK di Sukoharjo: Tak Ada Toleransi Korupsi, Semua Sama di Muka Hukum
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mengerahkan dua armada pemadam berkapasitas 6.000 liter dari Pos Utara dan 3.000 liter dari Pos Selatan menuju lokasi kejadian.
"Berkat kerja sama seluruh personel dan bantuan relawan, PMI, Kodim 0710/Pekalongan, serta Polres Pekalongan Kota, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.58 WIB sehingga tidak sempat merembet ke bangunan di sekitarnya," ujar Roni.
Baca Juga: PAN Kota Tegal Perkuat Mesin Partai, Targetkan 4 Kursi di DPRD
Saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan melalap bangunan semi permanen yang digunakan sebagai bengkel tambal ban, lapak penjual ubi Cilembu, dan warung. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Roni mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama saat membakar sampah maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Sementara itu, pemilik bengkel, Wali, menduga kebakaran dipicu percikan listrik dari kabel yang kendor di sekitar lokasi. Percikan tersebut diduga menyambar ranting hingga memicu kobaran api yang dengan cepat membakar bangunan serta menghanguskan kompresor dan berbagai peralatan bengkel.
"Saya menduga api berasal dari percikan kabel listrik yang kendor. Percikannya mengenai ranting di dekat lokasi, lalu api cepat membesar dan membakar bengkel. Kompresor dan peralatan bengkel saya juga ikut terbakar," kata Wali.
Meski demikian, dugaan penyebab kebakaran tersebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang. **


