Bupati Batang Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024, Kembali Raih Opini WTP

PUSKAPIK.COM, Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diwakilkan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Sri Purwaningsih tentang Pertanggungjawaba...
PUSKAPIK.COM, Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diwakilkan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Sri Purwaningsih tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 saat Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (16/6/2025).
Sri Purwaningsih menyampaikan, kabar membanggakan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Batang Tahun 2024 kembali meraih opini "Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)" dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah.
“Alhamdulillah Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Batang Tahun 2024 kembali mendapat opini WTP. Ini adalah tahun kesembilan berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Batang dalam menyusun laporan keuangan dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.
Berdasarkan laporan yang disampaikan, realisasi pendapatan daerah tahun 2024 mencapai Rp1,952 triliun atau 100,42% dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,944 triliun.
Pencapaian ini menunjukkan kinerja positif dengan surplus pendapatan sebesar Rp8,239 miliar atau 0,42% dari target.
“Pendapatan daerah ditetapkan dalam Perubahan APBD Tahun 2024 sebesar Rp1.944.219.139.590 dan realisasinya sebesar Rp1.952.458.265.589,30 atau 100,42%, sehingga Pendapatan Daerah lebih dari target sebesar Rp8.239.125.999,30 atau 0,42%,” terangnya.
Sementara itu, untuk sisi belanja, realisasi mencapai Rp1,944 triliun atau 93,43% dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp2,080 triliun. Masih terdapat anggaran belanja yang tidak terserap sebesar Rp136,612 miliar atau 6,57%.
Sri Purwaningsih juga menyebutkan, kinerja keuangan daerah menunjukkan tren positif jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Realisasi pendapatan tahun 2024 mengalami kenaikan sebesar Rp144,888 miliar atau 8,02% dibandingkan realisasi pendapatan tahun 2023 yang mencapai Rp1,808 triliun.
“Begitu pula dengan realisasi belanja dan transfer daerah yang mengalami kenaikan sebesar Rp143,212 miliar atau 7,95% dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp1,801 triliun,” ungkapnya.



