Campus Finance Talk UIN Gus Dur, Plt. Bupati Sukirman Dukung Edukasi Literasi Keuangan bagi Generasi Muda

Campus Finance Talk di UIN Gus Dur Pekalongan mendorong literasi keuangan mahasiswa melalui edukasi perencanaan keuangan dan pengelolaan finansial bijak.
Pekalongan, puskapik.com – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menghadiri kegiatan Campus Finance Talk yang digelar di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan, Jum’at (25/9/2026) siang.
Kegiatan yang difasilitasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diinisiasi Anggota DPR RI, Muhammad Hanif Dhakiri, tersebut dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam memberdayakan masyarakat, khususnya generasi muda.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Sukirman menyampaikan apresiasi kepada OJK dan Muhammad Hanif Dhakiri atas terselenggaranya kegiatan edukasi perencanaan keuangan bagi mahasiswa, “Alhamdulillah OJK yang diinisiasi juga oleh Pak Hanif Dhakiri membawa acara dialog atau sosialisasi tentang perencanaan keuangan bagi generasi muda. Ini akan sangat nyambung dengan program yang kita lakukan,” ungkapnya.
Baca Juga: Nonton Film di Bioskop Bumiayu Akhir Pekan Ini: Ada Avengers: Endgame Encore dan Agensi Rumah Tangga
Menurutnya, kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat seperti Campus Finance Talk dapat membantu pemerintah daerah dalam menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di tengah keterbatasan fiscal, “Sosialisasi-sosialisasi semacam ini membantu Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam hal pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Sukirman menjelaskan, Pemkab Pekalongan saat ini tengah berkonsentrasi pada pembenahan infrastruktur, meliputi ruas jalan, irigasi, jembatan, dan berbagai sarana pendukung lainnya. Oleh karena itu, sinergi dengan berbagai pihak melalui program pemberdayaan masyarakat dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah, “Dengan berupaya memberikan perimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan pemberdayaan masyarakatnya, program-program semacam ini menjadi penyeimbang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sukirman menyampaikan terima kasih kepada OJK dan Muhammad Hanif Dhakiri atas sinergi yang telah terbangun. Ia berharap kerja sama tersebut terus berkembang, termasuk dalam mendukung program-program pemerintah pusat, “Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen kemudian menyukseskan program-program pemerintah pusat, baik itu yang memang kemudian merupakan instruksi langsung dari pemerintah pusat maupun kemudian menjadi bagian perjuangan dari legislator-legislator kita,” tegasnya.
Baca Juga: Pilkades Serentak Pemalang, Pekerja Akan Diberi Waktu untuk Mencoblos
Pada kesempatan yang sama, Anggota DPR RI, Muhammad Hanif Dhakiri, menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk memahami bahwa aset terbesar dalam hal keuangan bukanlah seberapa banyak uang atau harta yang dimiliki, melainkan kemampuan dalam mengelola uang tersebut.
Hanif menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi yang membawa tantangan tersendiri bagi gaya hidup anak muda saat ini, salah satunya tren penggunaan pinjaman online dan fitur paylater, "Data menunjukkan penggunaan paylater terus meningkat dan didominasi oleh anak muda. Ini yang harus kita waspadai. Pinjaman daring memiliki bunga yang berputar harian, berbeda dengan perbankan. Jika tidak bijak mensiasatinya, kita bisa tergulung oleh bunga," tegas Hanif.
Ia pun mengingatkan para mahasiswa agar terus meningkatkan literasi keuangan dan tidak mudah tergiur oleh tawaran finansial yang terlihat terlalu menguntungkan. "Di zaman sekarang, kalau ada tawaran yang sifatnya 'enak banget', justru wajib dicurigai. Bahasa anak mudanya too good to be true," tuturnya.
Baca Juga: UPS Tegal Wisuda 965 Mahasiswa
Wakil Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Dr. H. Muhammad Hasan Bisri, M.Ag., menyambut positif pelaksanaan Campus Finance Talk ini. Menurutnya, edukasi keuangan sangat krusial untuk mengontrol pola konsumsi dan gaya hidup mahasiswa di era modern, "Kadang-kadang gaya hidup mengalahkan segalanya—yang penting tampilan keren dan nongkrong di kafe, padahal uangnya tidak tahu dari mana. Karena itu, edukasi ini penting untuk menyiapkan mahasiswa menjadi insan yang bijak mengelola keuangan," ungkap Hasan Bisri.
Ia juga membagikan cerita inspiratif tentang beberapa mahasiswa UIN Gus Dur yang sudah mampu mandiri secara finansial dan sukses berbisnis sejak di bangku kuliah, bahkan ada yang meraih omzet hingga Rp. 2 miliar dari usaha batik saat musim lebaran, "Pengelolaan keuangan bisa dilakukan sejak dini dengan hidup hemat serta berupaya produktif. Kami berharap pencerahan dari Pak Hanif Dhakiri dan Ibu Kurnia Dwi Puspita dari OJK dapat menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa untuk masa depan yang lebih baik," pungkasnya. ***
Artikel Terkait

Perkuat Spiritual Kader, Pengurus MDSRA GP Ansor Pemalang Dikukuhkan

Tangki Pertamina Tabrak Truk Molen di Proyek Pengecoran Jalan Pagojengan Brebes

Nonton Film di Bioskop Bumiayu Akhir Pekan Ini: Ada Avengers: Endgame Encore dan Agensi Rumah Tangga
