Gegerkan Pantura Wiradesa Pekalongan, Sopir Asal Bogor Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Pintu Kabin Truk

Jumat, 6 November 2026 | 14.26 WIB
puskapik

Polisi mengevakuasi pria berusia 29 tahun yang ditemukan meninggal dunia di dalam truk yang terparkir di jalur Pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

PEKALONGAN, puskapik.com - Warga sekitaran jalur utama Pantura Wiradesa, tepatnya di Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, pagi ini digemparkan dengan penemuan seorang pria yang tewas dalam kondisi mengenaskan gantung diri di tepi jalan raya, Jumat (06/11/2026).

Korban diketahui bernama CH (29) warga asal Kampung Kebon Kopi, Kelurahan Sirnarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui oleh montir bengkel yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Gandeng Kader Posyandu, Taj Yasin Genjot Pendataan Perlinsos Digital di Jateng

Sekitar pukul 05.30 wib, saksi yang sedang menyapu halaman depan bengkel melihat sebuah truk box Fuso Long berpelat nomor B-9294-KXS terparkir di tepi jalan arah Jakarta.

Saksi awalnya melihat korban tertidur dengan posisi yang janggal di sisi pintu sebelah kiri truk. Penasaran, saksi mendekati kendaraan tersebut dan terkejut mendapati seutas tali tambang putih telah melilit di leher korban.

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung mencari bantuan ke warga lainnya dan melaporkan ke Polsek Wiradesa.

Baca Juga: IKM Kendal Dibidik Masuk Pasar Pengadaan Pemerintah, Disperinaker Dampingi Sertifikasi Produk Lokal

Dari laporan tersebut, Pamapta Polres Pekalongan bersama anggota gabungan dan Polsek Wiradesa langsung meluncur cepat ke TKP untuk melakukan pengamanan dan olah TKP.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan korban dalam keadaan tewas tergantung menggunakan tali tambang putih yang diikatkan pada handgrip pintu sebelah kiri truk.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya unit truk fuso long, dompet berisi identitas diri korban, kartu kesehatan, ponsel, serta kwitansi muatan dari perusahaan kargo PT Jujur dan Jaya Sidoarjo dengan tujuan pengiriman barang elektronik ke PT Akari Indonesia, Jakarta.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kraton untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Terkait hal tersebut Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H membenarkan adanya peristiwa itu.

"Benar, pagi ini sekira pukul 05.30 wib, kami menerima laporan dari warga terkait penemuan seorang pria yang meninggal dunia dalam posisi gantung diri di pintu sebelah kiri truk box yang terparkir di tepi Jalan Pantura Wiradesa, Desa Kauman," ujar Iptu Suwarti.

Ditegaskan Iptu Suwarti, berdasarkan hasil olah TKP mendalam oleh tim Inafis serta hasil visum luar yang dilakukan oleh dokter RSUD Kraton, dipastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik maupun unsur pidana pada tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis RSUD Kraton dan olah TKP oleh kepolisian, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan lain. Murni meninggal dunia karena gantung diri," pungkasnya.

Pihak kepolisian telah menghubungi pihak keluarga dan perusahaan tempat korban bekerja guna proses penyerahan jenazah untuk dimakamkan di kampung halamannya di Bogor, Jawa Barat. **

Artikel Terkait