Labfor Selidiki Ledakan Petasan di Pekalongan, Telusuri Asal Usul Bahan Peledak

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah bersama Polres Pekalongan Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus ledakan petasan di Kota Pekalongan
PEKALONGAN, puskapik.com - Kasus ledakan petasan yang mengguncang permukiman padat di Kelurahan Noyontaan Sari, Kota Pekalongan, terus didalami aparat kepolisian.
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah bersama Polres Pekalongan Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (21/3/2026), guna mengungkap penyebab pasti ledakan.
Dari hasil olah TKP sementara, polisi menemukan 41 selongsong petasan yang tersebar di lokasi kejadian.
Baca Juga: Waspada Pemudik, Jalur Pemalang-Purbalingga Rawan Banjir, Pohon Tumbang dan Longsor
Enam selongsong dalam kondisi kosong, sementara 35 lainnya telah terisi bahan peledak dan siap digunakan.
Selain itu, polisi juga mengungkap bahwa total bahan peledak yang digunakan diperkirakan mencapai 1,5 kilogram.
Bahan tersebut diduga diperoleh secara daring dan kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto, menegaskan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan kandungan bahan serta tingkat daya ledak.
“Kami masih menunggu hasil uji dari Labfor untuk memastikan jenis bahan dan kekuatan daya ledaknya. Ini penting untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujar AKP Setyanto.
Ia juga menambahkan bahwa penyelidikan terus dilakukan, termasuk menelusuri asal-usul bahan peledak dan pihak yang terlibat.
Baca Juga: Jalur Selatan Brebes Terpantau Ramai Lancar
“Kami juga mendalami dari mana bahan tersebut didapat, termasuk kemungkinan pembelian secara online. Jika ditemukan unsur pelanggaran hukum, tentu akan kami tindak tegas,” tegasnya.
Kondisi Tiga Korban
Sementara itu, kondisi para korban masih menjadi perhatian. Dari tujuh korban yang sempat menjalani perawatan, kini tiga orang masih dirawat intensif di RS Siti Khadijah Pekalongan.
Dokter yang menangani, Nungki Ardila, menyebut ketiga korban mengalami luka bakar cukup serius.
Artikel Terkait

Dua Terduga Pengedar Sabu Dibekuk di Sragi Pekalongan, Polisi Amankan 9,51 Gram Sabu

Viral Konvoi Pelajar SMP, Kapolres Pekalongan Sampaikan Pesan Menyentuh, Manfaatnya Apa?

Polres Pekalongan Kawal Balita Penderita Bibir Sumbing Jalani Operasi di Jakarta
