Labfor Selidiki Ledakan Petasan di Pekalongan, Telusuri Asal Usul Bahan Peledak

Sabtu, 21 Maret 2026 | 22.29
ledakan petasan di Pekalongan
ledakan petasan di Pekalongan

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah bersama Polres Pekalongan Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus ledakan petasan di Kota Pekalongan

PEKALONGAN, puskapik.com - Kasus ledakan petasan yang mengguncang permukiman padat di Kelurahan Noyontaan Sari, Kota Pekalongan, terus didalami aparat kepolisian.

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah bersama Polres Pekalongan Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (21/3/2026), guna mengungkap penyebab pasti ledakan.

Dari hasil olah TKP sementara, polisi menemukan 41 selongsong petasan yang tersebar di lokasi kejadian.

Baca Juga: Waspada Pemudik, Jalur Pemalang-Purbalingga Rawan Banjir, Pohon Tumbang dan Longsor

Enam selongsong dalam kondisi kosong, sementara 35 lainnya telah terisi bahan peledak dan siap digunakan.

Selain itu, polisi juga mengungkap bahwa total bahan peledak yang digunakan diperkirakan mencapai 1,5 kilogram.

Bahan tersebut diduga diperoleh secara daring dan kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto, menegaskan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan kandungan bahan serta tingkat daya ledak.

“Kami masih menunggu hasil uji dari Labfor untuk memastikan jenis bahan dan kekuatan daya ledaknya. Ini penting untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujar AKP Setyanto.

Ia juga menambahkan bahwa penyelidikan terus dilakukan, termasuk menelusuri asal-usul bahan peledak dan pihak yang terlibat.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait