Mageri Segoro di Pemalang,134 Ribu Mangrove Ditamam di Lima Desa Pesisir
Kamis, 16 Oktober 2025 | 03.33

PEMALANG, puskapik.com – Sebanyak 134 ribu batang mangrove ditanam serentak di pesisir Kabupaten Pemalang dalam gerakan ''Mageri Segoro''. Aksi ini menjadi upaya menjaga garis pantai dari abrasi. Kegi...
PEMALANG, puskapik.com – Sebanyak 134 ribu batang mangrove ditanam serentak di pesisir Kabupaten Pemalang dalam gerakan ''Mageri Segoro''.
Aksi ini menjadi upaya menjaga garis pantai dari abrasi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di sembilan titik yang tersebar di lima desa.
Sementara pembukaannya digelar di Desa Ketapang, Kecamatan Ulujami, Pemalang, Rabu 15 Oktober 2025.
Kelima desa di wilayah pesisir yang menjadi sasaran penanaman mangrove itu meliputi Desa Mojo, Desa Pesantren, Desa Ketapang, Desa Limbangan, dan Desa Nyamplungsari.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyampaikan, gerakan Mageri Segoro merupakan upaya bersama dalam menjaga kelestarian serta ekosistem pesisir.
"Hutan mangrove bukan hanya menjadi penyangga kehidupan, tetapi juga sebagai pelindung alami dari abrasi, menjaga biota laut, serta mampu menyerap emisi karbon dalam jumlah besar,” ujarnya.
Berbasis Alam
Anom menambahkan, kegiatan penanaman mangrove ini merupakan solusi berbasis alam dalam menghadapi krisis iklim, sekaligus dukungan terhadap program Mageri Segoro se-Jawa Tengah.
“Kegiatan ini menyatukan seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi meningkatkan kuantitas dan kualitas ekosistem pesisir di Jawa Tengah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Anom Widiyantoro menjelaskan bahwa kegiatan Mageri Segoro juga bertujuan untuk menunjukkan aksi nyata dalam mengembalikan ekosistem mangrove.
Aksi ini merupakan upaya meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sebagai wujud misi Gubernur Jawa Tengah “Ngopeni lan Nglakoni Jawa Tengah”.
Kegiatan penanaman mangrove serentak ini dilaksanakan di 17 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, mencakup 107 desa, 125 pelaksana, dan 263 titik penanaman.
Penanaman mangrove di Kabupaten Pemalang sendiri dilakukan di sembilan titik yang tersebar di lima desa, dengan total 134.000 batang mangrove.***



