Peduli Anak dengan Kelainan Kaki, Polisi di Pekalongan Beri Bantuan dan Pastikan Pengobatan Berlanjut

Polres Pekalongan memberikan bantuan sepatu khusus dan alat penunjang kepada dua anak dengan CTEV. Polisi juga memastikan pengobatan dan pendampingan berlanjut.
PEKALONGAN, puskapik.com - Kepedulian terhadap kesehatan anak ditunjukkan jajaran Polres Pekalongan melalui kunjungan dan pemberian tali asih kepada dua anak yang mengalami kelainan kaki bawaan atau Clubfoot (Congenital Talipes Equinovarus/CTEV).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (30/9/2026) di Desa Sengare, Kecamatan Talun, dan Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.
Selain memberikan bantuan, Polres Pekalongan juga melakukan koordinasi dengan keluarga, pemerintah desa, puskesmas, serta aparat kewilayahan untuk memastikan kedua anak tersebut mendapatkan penanganan kesehatan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Pekalongan Ludes Terbakar
Di Desa Sengare, kunjungan dilakukan jajaran PJU Polres Pekalongan yang dipimpin Kabag Log Polres Pekalongan Kompol Kalung Muktiyana, S.Sos., yang mewakili Kapolres Pekalongan.
Turut hadir Kasat Reskrim AKP Fauzi Surya Chandra, S.Tr.K., S.I.K., M.I.K., Kasi Hukum AKP Quratul Aini, S.H., personel Sie Dokkes, KBO Sat Reskrim, Kapolsek Talun Iptu Heru Santoso, S.H., serta unsur pemerintah kecamatan, puskesmas, Koramil, pemerintah desa dan tokoh masyarakat.
Baca Juga: Sekda Dorong Masyarakat Gemar Makan Ikan, dengan Perkuat Distribusi Wilayah Tengah
Adapun anak yang dikunjungi yakni Arabela Ika Saputri, berusia 23 bulan, warga Desa Sengare, Kecamatan Talun.
Sementara itu, kunjungan di Desa Paninggaran dipimpin Kabag Ren Polres Pekalongan Kompol Busono, S.H., M.H.
Kegiatan tersebut juga diikuti Kasat Samapta AKP Suhadi, S.H., Kasat Narkoba Iptu R. Yonanta Edy Pranawa, S.H., M.H., Kasat Tahti Iptu Bono Raharjo, S.H., serta personel Polsek Paninggaran dan Sie Dokkes Polres Pekalongan.
Di lokasi tersebut, polisi memberikan perhatian kepada Aiza Nur Fayza yang berusia 9 bulan, warga Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran.
Dapat bantuan sepatu dan alat penunjang
Dalam kunjungan tersebut, keluarga mendapatkan bantuan berupa sepatu khusus dan sejumlah alat penunjang penanganan CTEV.
Dalam kesempatan itu, Kabag Log Polres Pekalongan Kompol Kalung Muktiyana mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan dalam mendapatkan layanan kesehatan.
"Kami mewakili Bapak Kapolres Pekalongan. Mohon maaf karena beliau ada kegiatan mendadak di Semarang. Untuk program kepedulian CTEV kepada warga, kami meminta komunikasi antara pemerintah desa, puskesmas, Polsek dan Dokkes dalam penanganan lebih lanjut kepada pasien," kata Kalung.
Ia menekankan bahwa pendampingan tidak berhenti pada pemberian bantuan. Menurut dia, komunikasi antara keluarga dan petugas di lapangan diperlukan agar proses pemeriksaan dan penanganan anak dapat berjalan dengan baik.
"Kami ada personel Bhabinkamtibmas yang terjun langsung di desa. Silakan apabila ibu akan kontrol ananda, koordinasikan dan komunikasikan terlebih dahulu supaya kita sengkuyung bareng," ujarnya.
Kalung juga mengingatkan keluarga agar menggunakan sepatu dan alat bantu yang telah diberikan sesuai dengan aturan dan petunjuk penggunaannya.
"Sepatu dan alat lainnya yang sudah diterima untuk ananda agar dipakai sesuai aturan. Semoga alat tersebut berguna," katanya.
Polri dorong penanganan berkelanjutan
CTEV atau clubfoot merupakan kondisi kelainan bentuk kaki yang membutuhkan penanganan dan pemantauan medis secara berkelanjutan.
Karena itu, dalam kegiatan tersebut, Polres Pekalongan turut membangun koordinasi dengan pihak puskesmas dan aparat setempat untuk memastikan pasien mendapatkan pemeriksaan serta penanganan lanjutan melalui fasilitas kesehatan atau rumah sakit rujukan sesuai alur Program Polda Jateng Peduli CTEV.
Pendampingan juga melibatkan Bhabinkamtibmas yang diharapkan dapat menjadi penghubung antara keluarga dengan petugas apabila anak membutuhkan pemeriksaan atau kontrol lanjutan.
Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan proses penanganan kesehatan anak tetap terpantau.
Keluarga berterima kasih
Pihak keluarga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Pekalongan atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
Bantuan berupa sepatu khusus dan peralatan penunjang tersebut diharapkan dapat membantu proses penanganan kondisi yang dialami anak.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kepolisian atas bantuan sepatu dan alat lainnya untuk anak kami," ujar perwakilan keluarga.
Keluarga juga berharap kepedulian tersebut dapat terus dilakukan sehingga kehadiran polisi semakin dirasakan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan pendampingan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Pekalongan menghadirkan pelayanan kepolisian yang tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial dan kemanusiaan masyarakat.
Melalui sinergi antara kepolisian, puskesmas, pemerintah desa dan keluarga, pendampingan terhadap anak dengan CTEV diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan medis masing-masing pasien. **
Artikel Terkait

Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Pekalongan Ludes Terbakar

Sekda Dorong Masyarakat Gemar Makan Ikan, dengan Perkuat Distribusi Wilayah Tengah

Dari Aduan Jadi Perbaikan, Luthfi Benahi Pelayanan Publik Jateng
