Warga Pemalang Tumpah Ruah Saksikan Kemeriahan Festival Sarung Goyor 2025

PEMALANG, puskapik.com – Suara musik berpadu sorak sorai penonton mewarnai kemeriahan Festival Sarung Goyor (Fesago) di Desa Wanarejan Utara, Kabupaten Pemalang, Minggu 5 Oktober 2025, pagi. Ribuan wa...
PEMALANG, puskapik.com – Suara musik berpadu sorak sorai penonton mewarnai kemeriahan Festival Sarung Goyor (Fesago) di Desa Wanarejan Utara, Kabupaten Pemalang, Minggu 5 Oktober 2025, pagi.
Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Pemalang, menikmati pawai penuh warna yang menampilkan kreativitas warga Desa Wanarejan Utara.
Pawai yang diikuti oleh setiap RT se-Desa Wanarejan Utara itu menampilkan beragam atraksi unik bertema sarung goyor, produk khas daerah setempat yang sudah dikenal hingga mancanegara.
Setiap kontingen berupaya menampilkan kreativitas terbaiknya. Ada yang membawa ogoh-ogoh mengenakan sarung goyor, ada pula yang memperagakan alat tenun bukan mesin (ATBM) khas sarung goyor.
Salah satu atraksi yang paling menyita perhatian pengunjung adalah peserta yang membentangkan kain sarung goyor sepanjang 70 meter atau setara dengan 30 lembar sarung sepanjang rute pawai.
Tak hanya penampilan visual yang memanjakan mata, kemeriahan pawai juga diiringi alunan musik dan tarian yang menghidupkan suasana di sepanjang rute.
Para peserta menari dan beratraksi di hadapan dewan juri yang berada di depan Kantor BTN KCP Pemalang.
Salah satu warga, Indri (30), mengaku datang sejak pagi demi bisa menyaksikan langsung kemeriahan pawai. Ia datang bersama keluarga dan tetangga-tetangga rumahnya.
“Fesago ini bagus banget, jadi hiburan tahunan buat kita. Pemalang kan memang terkenal produsen sarung goyor. Bahkan sudah mendunia, kita jadi ikut bangga,” ujarnya kepada puskapik.com.
Tingginya antusiasme warga membuat Jalan Jenderal Sudirman Pemalang sempat padat oleh kendaraan dan penonton. Meski demikian, suasana tetap kondusif dan penuh kegembiraan.
Festival Sarung Goyor merupakan agenda tahunan Desa Wanarejan Utara. Desa tersebut dikenal sebagai sentra utama pengrajin sarung goyor di Kabupaten Pemalang.
Produksi sarung goyor di Desa Wanarejan Utara diperkirakan sudah berlangsung sejak tahun 1942.
Kini, sarung goyor atau yang akrab disebut warga sebagai ''sarung toldem'' telah menjadi kebanggaan daerah. Produk ini bahkan diekspor ke berbagai negara, termasuk kawasan Timur Tengah. **



