Awas! BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di Pantura Jateng Akhir Januari 2026

Jumat, 23 Januari 2026 | 08.59 WIB
Ilustrasi Hujan di Kabupaten Pemalang
Ilustrasi Hujan di Kabupaten Pemalang

BMKG tetapkan status siaga hujan lebat di Pantura Jateng 21–31 Januari 2026, curah hujan 200–300 mm per dasarian, warga diminta waspada banjir.

PEMALANG, puskapik.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tertinggi berupa status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada Dasarian III Januari 2026.

Penetapan tersebut dilakukan menyusul prakiraan curah hujan tinggi yang diperkirakan mencapai 200 hingga 300 milimeter per dasarian.

Peringatan siaga hujan lebat itu disampaikan Teguh Wardoyo, Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung di Cilacap, Rabu 21 Januari 2026.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Pemalang Hari Ini Jumat 23 Januari 2026 Hujan Seharian Itu

"Status siaga tersebut merupakan peringatan dini tertinggi dalam Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) yang perlu diantisipasi bersama," terang Teguh Wardoyo.

BMKG mencatat, status siaga hujan lebat berlaku pada periode 21–31 Januari 2026. Daerah di wilayah Pantura Jateng masuk dalam kategori itu di antaranya :

Baca Juga: Cuaca Wisata Guci Tegal Hari Ini 23 Januari 2026, Angin Barat Kecepatan 18 Km/ Jam

● Kabupaten Tegal;

● Kabupaten Pemalang;

● Kabupaten Pekalongan;

● Kabupaten Batang;

● Kabupaten Demak;

● Kabupaten Kudus;

● Kabupaten Jepara;

● serta Kota Pekalongan.

Selain itu, BMKG juga menetapkan status waspada hujan lebat bagi daerah lain di Jawa Tengah dengan potensi curah hujan berkisar antara 150 hingga 200 milimeter per dasarian. Wilayah berstatus waspada tersebut meliputi :

Baca Juga: Cuaca Berawan Tebal, Gerimis hingga Hujan Ringan Guyur Kota Tegal Jumat 23 Januari 2026

● Kabupaten Brebes;

● Kabupaten Cilacap;

● Kabupaten Banyumas;

● Kabupaten Purbalingga;

● Kabupaten Kebumen;

● Kabupaten Banjarnegara;

● Kabupaten Wonosobo;

● Kabupaten Purworejo;

● Kabupaten Temanggung;

● Kabupaten Magelang;

● Kabupaten Kendal;

● Kabupaten Semarang;

● Kabupaten Boyolali;

● Kabupaten Klaten;

● Kabupaten Sragen;

● Kabupaten Sukoharjo;

● Kabupaten Karanganyar;

● dan Wonogiri.

"Status waspada juga berlaku untuk Kota Tegal, Kota Magelang, Kota Semarang, Kota Salatiga, serta Kota Surakarta," katanya.

BMKG mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah terdampak agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan oleh hujan lebat.

Bencana-benana akibat hujan lebat itu seperti banjir, genangan air, hingga tanah longsor, terutama di daerah rawan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan segera melakukan langkah antisipasi guna mengurangi risiko bencana hidrometeorologi," kata Teguh Wardoyo.

Teguh Wardoyo menambahkan, BMKG akan terus melakukan pemantauan dinamika atmosfer secara intensif serta memperbarui informasi peringatan dini sesuai perkembangan kondisi cuaca. **

Artikel Terkait