
BPBD Batang Imbau, Warga Waspada Cuaca Ekstrem
BPBD Batang imbau warga waspada cuaca ekstrem 5–7 Mei 2026. Potensi hujan lebat, angin kencang, banjir, dan longsor meningkat di sejumlah wilayah.

BPBD Batang imbau warga waspada cuaca ekstrem 5–7 Mei 2026. Potensi hujan lebat, angin kencang, banjir, dan longsor meningkat di sejumlah wilayah.

Sebanyak 175 ribu ha lahan di Brebes rawan kekeringan saat kemarau 2026, BPBD siapkan mitigasi, air bersih, dan antisipasi kebakaran hutan. dan lahan rawan

Puting beliung di Desa Cipelem Brebes sebabkan 25 rumah dan kios rusak dengan kerugian mencapai Rp 80 juta. Warga mulai beraktivitas normal kembali.

Panen padi di Kendal menurun akibat cuaca ekstrem. Angin kencang dan hujan tinggi sebabkan tanaman rebah, kualitas gabah turun, pendapatan petani merosot.

Kendati jalur Pemalang-Purbalingga dalam kondisi baik, namun patut diwaspadai cuaca ekstrem yang rawan banjir bandang, longsor dan pohon tumbang

Hujan deras disertai angin kencang menerpa kawasan perkotaan Pemalang, dedaunan beterbangan dan pengendara memperlambat laju kendaraan demi keselamatan.

Hujan deras dan angin kencang merobohkan dua rumah warga di Bulaksari, Sragi, Pekalongan. Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir Rp30 juta.

Cuaca ekstrem sebabkan kapal nelayan di Pemalang kecelakaan akibat gelombang tinggi, angin kencang, dan pendangkalan muara, nelayan diimbau tidak melaut.

Banjir kembali melanda Pemalang untuk ketiga kalinya. Hujan deras memicu luapan sungai, merendam kota, permukiman, dan melumpuhkan lalu lintas.

Hujan deras picu longsor di Jalan Sirampog–Bumijawa Brebes, amblas sepertiga badan jalan, ganggu distribusi pertanian dan mobilitas warga.