Batu Raksasa Longsor Lagi di Watukumpul Pemalang, Kali Ini Terjang Kandang Ternak

Selasa, 19 Mei 2026 | 06.30
puskapik

Batu raksasa kembali longsor di Watukumpul Pemalang, hantam kandang ternak. Warga dievakuasi dan diminta waspada longsor susulan dari tebing.

PEMALANG, puskapik.com – Longsoran batu kembali menerjang pemukiman di Dukuh Pejarakan, Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Senin 18 Mei 2026 sore, sekitar pukul 16.30 WIB.

Batu-batu raksasa longsor menimpa kandang ternak dan area belakang rumah warga yang sebelumnya terdampak. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden itu.

Peristiwa tersebut diketahui masih berada di lokasi yang sama dengan kejadian sebelumnya, yakni di sekitar rumah milik Karmudi yang sempat dijebol batu raksasa pada Kamis malam 14 Mei 2026 lalu.

Baca Juga: Sedimentasi Waduk Mrica Banjarnegara Mengkhawatirkan, Gubernur Luthfi Turun Tangan

Camat Watukumpul, Arif Rahman Hakim, mengatakan, material batu kembali longsor menimpa kandang ternak kambing milik warga serta halaman belakang rumah yang sebelumnya terdampak.

“Pada saat kejadian kandang dalam keadaan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun ternak,” kata Arif Rahman Hakim kepada puskapik.com.

Meski tidak menimbulkan korban, kejadian ini memperkuat potensi bahaya longsor di kawasan tersebut yang berada di dekat tebing.

Baca Juga: Pariwisata dan Ekonomi Syariah Jadi Motor Baru Pertumbuhan Jawa Tengah

Pasca kejadian, jajaran Pemerintah Desa Wisnu bersama Pemerintah Kecamatan Watukumpul, BPBD Kabupaten Pemalang, dan masyarakat setempat langsung melakukan penanganan sementara.

Langkah yang dilakukan meliputi evakuasi penghuni rumah terdampak ke tempat aman, serta mengimbau warga sekitar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan longsor susulan.

Selain itu, upaya penanganan lanjutan juga telah direncanakan. Pada Rabu 20 Mei 2026 lusa, warga bakal kerja bakti untuk mengevakuasi material longsoran serta melakukan penanganan darurat.

Penanganan tersebut rencananya menggunakan metode pancang sederhana dengan bambu atau trucuk serta material seadanya, guna mengurangi risiko longsor susulan dari tebing di sekitar permukiman.

Diketahui sebelumnya, sebuah batu raksasa berdiameter sekitar 2,5 meter sempat longsor dan menjebol rumah Karmudi pada Kamis malam.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja kerugian material ditaksir mencapai Rp 20 juta. **

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait