Budi Harsudiono Seto Aji Dilantik Jadi Direktur Utama PDAM Pemalang

Budi Harsudiono Seto Aji resmi dilantik sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang. Bupati Anom meminta peningkatan pelayanan dan kinerja perusahaan.
PEMALANG, puskapik.com – Budi Harsudiono Seto Aji resmi menjabat sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang usai dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Sasana Bakti Praja, Kompleks Pendopo Kabupaten Pemalang, Jumat 24 Juli 2026. Pelantikan turut dihadiri Ketua DPRD Pemalang, Martono, Sekda Pemalang, Bagus Sutopo, jajaran OPD dan BUMD.
Dalam sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro mengucapkan selamat kepada Budi Harsudiono Seto Aji yang baru dilantik sekaligus berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Baca Juga: Heboh Pasien Kabur dari RSUD Kardinah, Direktur RS Buka Suara
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pemalang, saya ucapkan selamat kepada Direksi Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang yang telah diangkat dan diambil sumpahnya," ujar Anom Widiyantoro.
Ia berharap kepercayaan yang diberikan dapat diwujudkan melalui kepemimpinan yang berintegritas dan berkomitmen untuk membawa Perumda Tirta Mulia menjadi perusahaan daerah yang semakin maju dan profesional.
Harapannya amanah dan kepercayaan yang ditetapkan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta komitmen yang kuat untuk membawa PDAM Pemalang menjadi perusahaan daerah yang semakin maju.
Baca Juga: Besok Jalan Sehat Hari Koperasi Lintasi 9 Ruas Jalan, Start Finis di Alun-Alun Brebes
"Semoga PDAM Pemalang semakin maju, sehat, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," lanjutnya.
Menurut Anom Widiyantoro, pengangkatan direktur utama yang baru bukan sekadar mengisi jabatan yang kosong, melainkan menjadi momentum penting untuk memulai tanggung jawab besar dalam meningkatkan kinerja perusahaan.
Bupati juga meminta direksi yang baru segera menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan performa perusahaan. Menurutnya, ada sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian pelayanan perusahaan lebih optimal.
Prioritas tersebut meliputi peningkatan cakupan pelayanan air minum, peningkatan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas layanan, serta peningkatan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan.
Ia juga mendorong upaya menurunkan tingkat kehilangan air (Non Revenue Water/NRW), meningkatkan produktivitas, kompetensi, dan profesionalitas pegawai, serta memperkuat kesehatan dan kemandirian perusahaan.
Bupati Anom Widiyantoro menegaskan, seluruh target perusahaan harus memiliki indikator kinerja yang jelas, objektif, dan terukur sehingga dapat dievaluasi secara berkelanjutan.
Direksi juga diminta berkomitmen penuh dalam mencapai target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) maupun Kontrak Kinerja.


