Dirut Baru PDAM Pemalang Janji Optimalkan Pelayanan, Atasi Air Mati

Dirut baru PDAM Pemalang berjanji meningkatkan pelayanan, mempercepat penanganan aduan pelanggan, serta mengatasi air mati akibat pipa bocor melalui SOP dan CRM.
PEMALANG, puskapik.com – Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang yang baru dilantik, Budi Harsudiono Seto Aji, berjanji bakal membenahi pelayanan pelanggan.
Pembenahan tak hanya menyasar peningkatan kualitas layanan, tetapi juga penanganan gangguan aliran air akibat pipa bocor yang selama ini menjadi keluhan utama pelanggan PDAM.
Usai dilantik, Budi mengungkapkan, langkah awal yang akan dirinya lakukan ialah memperkuat kualitas pelayanan, meningkatkan efisiensi, serta membenahi tata kelola perusahaan.
Baca Juga: Dua Rumah Milik Warga Sumberagung Weleri Kendal Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta
"Targetnya sederhana, targetnya lebih ke peningkatan pelayanan sesuai pesan Pak Bupati, efisiensi, dan tata kelola. Kita fokus di situ dulu," tutur Budi di Aula Sasana Bakti Praja Pemalang, Jumat 24 Juli 2026.
Selain itu, dirinya menaruh perhatian besar terhadap berbagai keluhan pelanggan yang kerap muncul. Budi menegaskan, sistem pengaduan akan dioptimalkan agar keluhan cepat tertangani.
Ia menyebut Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang akan menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang mengatur batas waktu penyelesaian setiap aduan pelanggan.
Baca Juga: Waspada! Kemarau Ekstrem Picu Kebakaran Lahan di Pemalang Meningkat
"Kita optimalkan, agar ada target penyelesaian keluhannya. Jadi nanti kita buat SOP agar setiap keluhan maksimal diselesaikan berapa hari," ujar Budi.
Tak hanya itu, dirinya juga merancang Customer Relationship Management (CRM) yang dimanfaatkan secara maksimal untuk memantau seluruh pengaduan pelanggan.
Dengan sistem tersebut, setiap laporan dapat dipantau proses penyelesaiannya sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap kinerja perusahaan.
"Kita juga ada CRM (Customer Relationship Management), jadi keluhan pelanggan bisa kita monitoring. Dengan itu kita bisa bersama-sama memantau kinerja PDAM," jelasnya.
Terkait persoalan air mati yang sering dipicu pipa bocor, Budi mengaku telah menyiapkan sejumlah konsep teknis sebagai langkah awal penanganan keluhan utama pelanggan PDAM itu.
"Kita sudah siapkan konsep-konsep teknis untuk mereduksi tekanan pipa, karena pipa pecah itu akibat tekanan," katanya.
Selain mengurangi tekanan dalam jaringan distribusi, penggantian pipa secara bertahap juga akan menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meminimalkan gangguan pelayanan.


