Ketua Panitia Pilkades Taman Pemalang Mundur Usai Temuan Kekeliruan Tes Tertulis

Ketua Panitia Pilkades Taman Pemalang Urip Sumedi resmi mengundurkan diri usai polemik kekeliruan kunci jawaban tes tertulis yang berujung tes ulang.
PEMALANG, puskapik.com – Ketua Panitia Pilkades Taman, Urip Sumedi, akhirnya memilih mundur dari kepanitiaan Pilkades usai pihak bakal calon kades menemukan adanya kekeliruan dalam soal yang diujikan pada tahapan tes tertulis.
Pengunduran diri itu disampaikan Urip Sumedi di tengah acara klarifikasi Panitia Pilkades Taman atas keberatan yang disampaikan kuasa hukum bakal calon kades yang berlangsung di Balai Desa Taman, Kabupaten Pemalang, Selasa 27 Oktober 2026.
Sebelum mengundurkan diri Urip Sumedi pun memutuskan agar tes tertulis diulang setelah panelis penyusun soal tes tertulis mengakui adanya kekeliruan. Dimana ada soal yang tidak sinkron dengan kunci jawaban yang ditentukan panitia.
Baca Juga: Sinergi Jaga Kamtibmas, Kapolres Tegal Berikan Penghargaan Kepada Warga Dukuhwaru
"Saya putuskan tes ulang, tadi sudah disetujui sama Dinspermasdes dan Kecamatan (Taman)." kata Urip Sumedi kepada puskapik.com usai acara klarifikasi.
Adapun alasan Urip Sumedi mundur dari Ketua Panitia Pilkades Taman ialah lantaran dirinya merasa tak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, bahkan mengecewakan masyarakat Desa Taman.
"Saya selaku ketua panitia karena mungkin dalam melaksanakan tugas sampai saat ini belum menghasilkan hasil yang memuaskan, atau bahkan mengecewakan," kata Urip Sumedi.
"Jadi saya tadi langsung minta waktu untuk mengundurkan diri pamit dari ketua," lanjutnya.
Selain itu, dirinya mengaku merasa tidak mampu mengemban tugas yang berat tersebut. "Saya kurang sehat, kurang mampu lah istilahnya nggak mampu lagi, banyak banget mengecewakan lah, mungkin lah," tutur Urip Sumedi.
"karena pemimpin kan harus memberikan pelayanan yang bagus, nyatanya enggak, dan sebaliknya, itu bentuk tanggung jawab saya, bentuk refleksi saya." terangnya.
Urip Sumedi pun menegaskan bahwa pengunduran dirinya murni datang dari kehendaknya sendiri, bukan tekanan maupun paksaan dari pihak manapun.
"Tadi saya sampaikan tidak ada tekanan, tidak ada intimidasi, tidak ada paksaan, murni dari diri saya sendiri, jarena ketidakmampuan saya dan kesehatan saya." ungkapnya.
Baca Juga: Rumah Warga Kambangan Lebaksiu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp75 Juta
Lebih jauh, Urip Sumedi pun menyerahkan rencana tes ulang bakal calon kades Taman itu kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dinpermasdes) Pemalang dan Pemerintah Kecamatan Pemalang.
"Karena tadi baru diputuskan begitu, untuk finalnya, timelinenya diserahkan kepada Dinprmasdes maupun kecamatan," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, tes tertulis bakal calon Kepala Desa (Kades) Taman, Kabupaten Pemalang, akhirnya diputuskan untuk diulang setelah tim penyusun soal mengakui adanya kekeliruan kunci jawaban hingga dugaan kebocoran soal.
Keputusan itu diambil dalam klarifikasi Panitia Pilkades Taman yang berlangsung di Balai Desa Taman, Selasa 27 Oktober 2026. Klarifikasi tersebut dihadiri para bakal calon kepala desa beserta kuasa hukum masing-masing.***
Artikel Terkait

Sinergi Jaga Kamtibmas, Kapolres Tegal Berikan Penghargaan Kepada Warga Dukuhwaru

Rumah Warga Kambangan Lebaksiu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp75 Juta

Bupati Tegal Minta OPD Genjot Realisasi APBD 2026
