Panpel Ungkap Alasan Atlet Juara 1 Popda Pemalang Tak Dikirim ke Popda Jateng

Rabu, 2 September 2026 | 21.19
puskapik

Panpel menjelaskan Faiq dipilih menggantikan Fiqi Qubaela di Popda Jateng 2026 karena dinilai lebih aktif dan memiliki kualitas permainan lebih baik.

PEMALANG, puskapik.com – Panitia Pelaksana (Panpel) Popda cabang olahraga tenis meja Kabupaten Pemalang, Imaniar, mengungkap alasan digantinya Fiqi Qubaela dengan Faiq sebagai wakil Pemalang pada Popda Jawa Tengah 2026.

Imaniar meluruskan bahwa atlet tenis meja atas nama Faiq bukanlah peraih juara 3 di Popda Kabupaten Pemalang seperti yang beredar di media sosial, melainkan juara 1 tingkat SD. Saat ini Faiq sudah naik ke Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Kami sebagai pembina yang ditunjuk dinas, punya wewenang dalam pemilihan atlet," kata Imaniar saat dikonfirmasi puskapik.com via pesan WhatsApp, Rabu 2 September 2026 petang.

Dirinya pun membantah adanya konflik kepentingan dalam pemilihan atlet tenis meja yang menjadi perwakilan Kabupaten Pemalang dalam ajang Popda Jawa Tengah 2026 itu. Imaniar memastikan pihaknya melangkah secara objektif.

"Sama sekali tidak ada kepentingan apa-apa, karena Faiq juga bukan siapa-siapa saya." tutur Imaniar.

Baca Juga: Bupati Faiz Berikan Kuliah Umum di PKSDU Undip Kampus Batang, Sampaikan Tiga Pesan pada Mahasiswa

Imaniar berdalih bahwa panpel sudah melalui berbagai pertimbangan sebelum mengganti Fiqi Qubaela dengan Faiq sebagai atlet yang maju mewakili Pemalang di gelaran Popda Jawa Tengah.

"Dari hasil pemantauan pembina, kualitas Faiq lebih baik, dari beberapa event juga aktif berlaga baik di dalam kota maupun luar kota, dari beberapa sumber juga Faiq pernah sparing dengan Fiki juga menang." terang Imaniar.

"Dibandingkan Fiki yang jarang ikut event/ turnamen," lanjutnya.

Saat mempersiapkan perwakilan atlet di Popda Jawa Tengah, Imaniar mengaku menghadapi sejumlah kendala dalam pembinaan dan komunikasi dengan Fiqi Qubaela. Akhirnya panpel memutuskan Fiqi Qubaela diganti dengan Faiq.

"Lah saya mantaunya gimana, komunikasinya juga susah. Sedangkan dari dinas juga diburu, berkaitan dengan pemberkasan dll." jelas Imaniar.

Selain itu, Imaniar berani mengambil keputusan mengganti Fiqi Qubaela lantaran pada petunjuk teknis Popda tingkat Kabupaten Pemalang tahun 2025 terdapat klausul yang bisa menjadi dasar penggantian atlet.

Baca Juga: DPRD Kota Tegal Kejar Target 215 Hektare LP2B, Temukan Lahan Produktif Tak Masuk Zona

"Di juknis juga sudah tertera dengan jelas, bahwa yang juara tidak serta merta berangkat ke jenjang yang lebih tinggi." pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polemik terkait pemberangkatan atlet tenis meja sebagai wakil Kabupaten Pemalang pada kompetisi Popda Jawa Tengah 2026 tengah ramai di media sosial.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait