Penggerebekan Rencana COD Obat Keras di Pemalang, Ada yang Masih Siswa SD

Minggu, 7 Juni 2026 | 23.23
Penggerekan lokasi COD obat keras di Pemalang
penggerebekan dugaan tempat transaksi obat keras ilegal di belakang Kantor Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Sabtu 6 Juni 2026 malam.

Puluhan remaja terjaring saat penggerebekan lokasi transaksi obat keras Tramadol dan Hexymer di salon belakang Kantor Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang

PEMALANG, https://puskapik.com – Puluhan remaja terjaring saat penggerebekan lokasi transaksi obat keras Tramadol dan Hexymer di salon belakang Kantor Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Sabtu 6 Juni 2026 malam.

Mereka yang diamankan mayoritas remaja usia sekolah yang masih duduk di bangku SMP. Bahkan di antaranya ada anak-anak yang masih SD.

Penggerebekan tempat 'COD' obat keras itu dilakukan oleh aparat Kelurahan Mulyoharjo usai mendapat laporan dari warga.

Baca Juga: Gelar Esports, Kapolres Kendal Championship 2026 Ajang Edukasi Pelajar

Lurah Mulyoharjo, Sigit Dwi Pamungkas, ikut turun langsung dalam penggerebekan itu.

Sedikitnya ada 20 orang yang berhasil diamankan. Saat dilakukan penggeledahan dan dimintai keterangan, mereka mengakui hendak transaksi obat keras.

Puluhan orang yang didominasi remaja itu pun diserahkan ke pihak kepolisian.

Kasat Resnarkoba Polres Pemalang, AKP Wahyudi Wibowo, membenarkan, pihaknya menerima laporan dari Kelurahan Mulyoharjo terkait adanya dugaan transaksi obat keras ilegal jenis Tramadol dan Hexymer di lokasi tersebut.

Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi dan membawa puluhan orang yang diamankan ke Mapolres Pemalang untuk dimintai keterangan.

"Awalnya mereka diamankan kelurahan dan dilaporkan ke kita, lalu kita bawa ke kantor. Waktu kita interogasi memang dia nunggu mau beli (obat keras)," tuturnya kepada https://puskapik.com, Minggu 7 Juni 2026 malam.

Hasil pemeriksaan menunjukkan para remaja tersebut datang ke lokasi karena telah membuat janji untuk melakukan transaksi secara cash on delivery (COD) dengan penjual obat keras. Namun, penjual tidak kunjung datang.

Sebaliknya, justru aparat Kelurahan Mulyoharjo bersama unsur TNI dan Polri lebih dahulu menggerebek lokasi dan mengamankan mereka.

Baca Juga: Bupati Pemalang Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Kloter 9 Pertama

"Iya, anak-anak semua, anak SMP, malah ada yang SD semalam. Ada 20 anak, memang sebagian itu dia mau beli. Cuma di situ enggak ada penjualnya," ungkap AKP Wahyudi Wibowo.

"Enggak ada barang bukti obat sama sekali yang kita amankan," tuturnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait