Pesan Bupati Anom di Musda V Dekopinda Pemalang, Kebijakan Pemerintah Berikan Ruang Koperasi

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menegaskan keberhasilan koperasi tidak semata-mata ditentukan bidang usaha yang dijalankan, namun kualitas SDM dan kekompakan
PEMALANG, puskapik.com – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Pemalang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V sebagai forum tertinggi organisasi untuk memilih kepengurusan baru dan menyusun program kerja lima tahunan.
Musda V Dekopinda Kabupaten Pemalang yang digelar di Aula Gedung Dekopinda Pemalang, Selasa 21 Juli 2026, itu dibuka oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro,
Dalam kesempatan itu, Bupati Anom Widiyantoro menegaskan bahwa keberhasilan koperasi tidak semata-mata ditentukan oleh bidang usaha yang dijalankan.
Baca Juga: 120 Pelaku UMKM Ramaikan Kendal Open Fair 2026, Pameran Digelar selama Tujuh Hari
Menurutnya, faktor utama yang menentukan kemajuan koperasi adalah kualitas sumber daya manusia serta kekompakan para anggotanya dalam menjalankan organisasi.
“Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, koperasi akan semakin sehat, profesional, berdaya saing, serta mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih,” tegas Anom Widiyantoro.
Bupati Anom menilai koperasi memiliki posisi penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat.
Terlebih, berbagai kebijakan pemerintah saat ini semakin memberikan ruang dan dukungan bagi pengembangan koperasi di berbagai sektor.
Karena itu, Anom Widiyantoro mengajak Dekopinda, Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskumdag), serta seluruh pelaku koperasi di Kabupaten Pemalang untuk terus memperkuat sinergi dalam pembinaan dan pengembangan koperasi.
Langkah tersebut dinilai penting agar koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk menghadapi tantangan transformasi digital.
Pada forum Musda tersebut, Bupati juga berharap terpilih kepengurusan yang mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik, aktif menggerakkan anggota, serta memperkuat posisi koperasi sebagai pilar utama perekonomian daerah.
Ia optimistis koperasi di Kabupaten Pemalang akan terus tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya, sekaligus mendukung pengembangan program Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Momentum Strategis
Sementara itu, Ketua Dekopinda Jawa Tengah, Sri Hartati, menyebut Musda V sebagai momentum strategis untuk melahirkan kepemimpinan baru yang transparan, amanah, dan mampu memperkuat nilai-nilai gotong royong dalam gerakan koperasi.
Menurutnya, Musda tidak boleh hanya menjadi agenda rutin lima tahunan, tetapi harus menghasilkan keputusan dan kepemimpinan yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi koperasi saat ini.
Baca Juga: AKBP Veronica Beri Hadiah Anggota Polresta Batang yang Berprestasi, Ini Daftarnya
Sri Hartati juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat sektor koperasi melalui sejumlah program.
Dukungan tersebut meliputi akses pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), pengembangan UMKM, program ketahanan pangan, hingga pengelolaan desa wisata.
Dengan berbagai peluang tersebut, ia berharap koperasi tidak hanya berorientasi pada usaha simpan pinjam, melainkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Ketua Dekopinda Kabupaten Pemalang, Supa’at, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda V merupakan amanat Undang-Undang Perkoperasian yang harus dilaksanakan setiap lima tahun sekali sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah.
Menurutnya, terdapat tiga agenda utama dalam Musda kali ini, yakni pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus, pemilihan kepengurusan periode berikutnya, serta penyusunan dan penetapan program kerja organisasi untuk lima tahun mendatang.
Supa’at juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang yang selama ini terus mendukung pengembangan koperasi melalui berbagai program pembinaan, mulai dari pendidikan dan pelatihan perkoperasian, pembinaan koperasi primer, hingga fasilitasi kegiatan peringatan Hari Koperasi Indonesia.
Dukungan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat eksistensi dan daya saing koperasi di Kabupaten Pemalang.***