Ratusan Muda-mudi Berebut 20 Tiket Finalis Duta Wisata Pemalang 2026

Sebanyak 115 peserta ikuti seleksi Mas dan Mba Duta Wisata Pemalang 2026. Berebut 20 posisi finalis sebagai brand ambassador pariwisata daerah.
PEMALANG, puskapik.com – Ajang pemilihan Mas dan Mba Duta Wisata Pemalang 2026 mendapat sambutan antusias dari generasi muda. Ratusan muda-mudi memperebutkan posisi sebagai duta wisata daerahnya.
Sebanyak 115 peserta kini tengah menjalani seleksi ketat Mas dan Mba Duta Wisata Pemalang 2026. Seleksi digelar di Aula Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemalang, Sabtu 7 November 2026.
Para peserta yang mengikuti seleksi duta wisata itu berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar tingkat SMA sederajat, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Keberagaman latar belakang tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda dan masyarakat untuk terlibat dalam upaya mempromosikan pariwisata serta memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Pemalang.
"Seleksi ini akan menentukan 20 finalis, jadi nanti hasil dari 115 peserta akan kita dapati 10 pasang finalis Mba dan Mas Duta Wisata Pemalang 2026," ujar Andre Dwi Prayugo, Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparbud Pemalang.
Baca Juga: Green Policing, Polres Pekalongan Tanam 50 Pohon di Hutan Lolong
Dalam tahapan seleksi tersebut, para peserta harus melalui sejumlah ujian. Di antaranya ujian tertulis, sesi wawancara, serta tes psikologi untuk mengukur kemampuan dan potensi masing-masing peserta.
Andre menyebut, duta wisata memiliki peran penting dalam promosi pariwisata daerah. Mereka adalah brand ambassador sekaligus ikon pariwisata yang bertugas memberikan edukasi dan informasi kepariwisataan kepada masyarakat luas.
"Peran duta wisata ini krusial untuk memberikan informasi dan wawasan kepada masyarakat terkait potensi wisata. Termasuk di dalamnya ada kebudayaan dan ekonomi kreatif," tuturnya.
Menurutnya, tugas duta wisata tidak hanya memperkenalkan destinasi wisata yang sudah dikenal masyarakat. Mereka juga diharapkan mampu mengangkat potensi wisata di Kabupaten Pemalang yang masih tersembunyi atau hidden gem.
Selain itu, promosi juga mencakup sektor usaha pariwisata, seperti kafe, hotel, serta berbagai potensi ekonomi kreatif yang dapat mendukung perkembangan pariwisata Kabupaten Pemalang.***
Artikel Terkait

Green Policing, Polres Pekalongan Tanam 50 Pohon di Hutan Lolong

DPC PKB Brebes Bedah Buku Sosialisme Islam Ali Syariati, Libatkan Aktivis Muda dan Mahasiswa

200.815 UMKM di Jateng Kantongi Sertifikat Halal, Siap Sambut Pariwisata Ramah Muslim
