Unsoed Buka Prodi Teknik Pertambangan, Pertama di Jateng, Ini Kuota dan Prospek Kerjanya

Universitas Jenderal Soedirman buka Prodi Teknik Pertambangan pertama di Jateng, kuota 50 mahasiswa, siapkan lulusan unggul sektor tambang nasional.
PURWOKERTO, puskapik.com - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi membuka Program Studi (Prodi) Teknik Pertambangan jenjang Sarjana (S1).
Pembukaan prodi tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 373/B/O/2026 tentang izin pembukaan Prodi Teknik Pertambangan di Unsoed.
Dekan Fakultas Teknik Unsoed, Prof. Dr. Eng. Ir. Agus Maryoto, mengatakan, prodi ini menjadi yang pertama di Jawa Tengah.
Baca Juga: Polsek Kedungwuni Tindaklanjuti Video Viral Dugaan Aksi Berbahaya Anak Punk di TL Podo Pekalongan
“Pembukaan prodi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan serta memenuhi kebutuhan insinyur pertambangan dalam negeri,” katanya.
Ia menjelaskan, selama ini jurusan Teknik Pertambangan masih terbatas di sejumlah perguruan tinggi di luar Jawa Tengah.
Karena itu, kehadiran prodi ini diharapkan bisa menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di bidang pertambangan tanpa harus ke luar daerah.
Menurutnya, Indonesia sebagai negara kaya sumber daya alam masih membutuhkan banyak tenaga ahli di sektor pertambangan, seperti untuk pengelolaan emas, batu bara hingga minyak.
Baca Juga: Bupati Ischak Berharap Perumda Tirta Ayu Perluas Ekspansi dan Tingkatkan Deviden di Usia ke-34 Tahun
“Melalui prodi ini, diharapkan pengelolaan sumber daya alam dapat dilakukan secara mandiri dan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan negara,” ujarnya.
Ia menambahkan, persiapan pembukaan prodi telah dilakukan sejak 2025 dan melalui beberapa kali revisi sebelum akhirnya disetujui pada April 2026.
Dari sisi sumber daya manusia, Unsoed dinilai telah siap. Selain dosen inti, prodi ini juga didukung tenaga pengajar dari Teknik Geologi yang memiliki lebih dari 10 doktor serta adanya program Magister (S2) Geologi.
Sementara dari sisi sarana dan prasarana, Unsoed akan memanfaatkan laboratorium dari beberapa jurusan, seperti Teknik Geologi, Teknik Industri, dan Teknik Mesin secara terintegrasi.
Meski begitu, masih terdapat tantangan terkait ketersediaan ruang. Namun hal itu telah diantisipasi melalui rencana pembangunan gedung laboratorium terpadu tujuh lantai di Fakultas Teknik.



